Dirikan Sanggar Batik, Sunarti Ingin Berguna untuk Sesama

0 97

Dirikan Sanggar Batik, Sunarti Ingin Berguna untuk Sesama

Perjuangan keras Sunarti mendirikan sanggar batik mulai menunjukkan hasil. Semangatnya juga mendapat apresiasi dari Bupati Kulonprogo Hasto Wardoyo.

Menjadi seorang entrepreneur memang tidak mudah, harus memiliki kreatifivtas dan stok banyak ide. Salah satunya seperti Sunarti SPd, warga Pedukuhan II, Desa Pandowan, Kecamatan Galur, Kulonprogo. Di tengah kesibukannya ia mampu bermanfaat bagi lingkungannya, penasaran dengan kiprahnya?

Hidup sekali sebisa mungkin bermanfaat bagi orang lain, bisa mewarnai lingkungan dengan hal-hal yang positif. Maka kepedulian dan perjuangan Sunarti yang sehari-hari bekerja sebagai guru lukis dan batik, desain Kriya tekstil di SMK N 5 Jogja pantas dicontoh.

Kendati waktunya terbatas, ia terbukti masih bisa mendidik dan memberdayakan masyarakat sekitar. Kretivitas dan idenya pun mendapat apresiasi dari Bupati Kulonprogo dr.H.Hasto Wardoyo, Sp. OG(K).

Bupati Hasto didamping Wabup Drs H Sutedjo bahkan menyempatkan diri datang ke sanggar milik Sunarti. “Ini dapat jadi contoh PNS lain, meski hanya memiliki sisa waktu sedikit, namun mampu mengajak bergotong royong masyarakat sekitar untuk berusaha,” ucap Hasto, pekan lalu.

Hasto mengatakan, prinsip Sunarti sangat tepat dan bagus bagi seseorang yang tidak banyak memiliki waktu luang. “Saya berpesan ibu tidak perlu berkecil hati, karena seperti saya saat ini, meskipun waktu terbatas saya harus tetap berusaha melayani pasien yang membutuhkan. Pokoknya tetap semangat,” ucapnya.

Menurut Hasto, motif batik desain Sunarti di sanggarnya sangat bagus dan bervariasi. “Untuk pemasaran batik di Kulonprogo sendiri saya rasa masih sangat terbuka, karena ada sekitar 8.000 PNS, dan 80 ribu siswa sekolah, belum kalau mampu bersaing dan menembus pasar nasional,” ujarnya.

Perlu diketahui, Sunarti bangkit dan berkembang dengan bekal ilmu dan keterampilan membatik yang dimilikinya. Dengan mendirikan Sanggar Lily Batik, ia dengan telaten mendidik anak-anak dan masyarakat sekitar, mulai cara mendesain batik, memproduksi batik, hingga cara memasarkannya.

“Tujuannya satu, semoga bermanfaat dan ke depan mereka bisa mandiri dan berdikari. Terlebih mereka semangat ikut belajar desain, membatik, mewarna dan memasarkan, mereka memiliki bakat menjadi pengusaha sukses,” ucap Sunarti, kemarin.

Sunarti menuturkan, ia merintis sanggar dari nol, berjuang sendiri dengan sedikit modal yang ada dengan meneguhkan tekad bisa berguna sesama khususnya masyarakat sekitar.

“Saya memang ingin anak-anak di sini dapat berpikir luas, mampu merubah kehidupan menjadi lebih baik, bisa hidup di tanah kelahiran sendiri tanpa harus merantau namun sukses,” tutur Sunarti yang sering menjadi juri dalam berbagai lomba batik itu. Ditambahkan Sunarti, sejak tahun 2010 sanggarnya sudah mampu menciptakan 200 lebih desain batik.

Selain melayani pelatihan membatik, sanggar sudah mampu menerima pesanan batik tulis, batik cap, bahan sandang, taplak sandang, taplak meja, sarung bantal, bedcover, sajadah dan produk dari kain lainnya. “Kami hanya memiliki semangat kerja, ibadah, dan peduli lingkungan, meski dengan waktu yang terbatas,” tandasnya.

Source https://radarjogja.co https://radarjogja.co/2015/06/23/dirikan-sanggar-batik-sunarti-ingin-berguna-untuk-sesama/
Comments
Loading...