Desainer Batik : Mereka Para Maesto Batik Kehidupan

0 24

Membatik bukanlah sebuah pekerjaan yang mewah untuk dijalani, terlebih dengan kebutuhan hidup yang begitu memaksa mereka harus mendapatkan penghasilan. Mungkin bagi generasi muda, lebih baik bekerja merantau, atau lebih baik mencari pekerjaan yang pasti menghasilkan, bukan dari membatik. Dan serta merta pekerjaan membatik hanya akan dijalani oleh para simbah dan simbok yang sudah memasuki usia senja. Tidak munafik apabila mereka juga membutuhkan penghasilan dari batik yang mereka buat, dan kami perkirakan itu hanya akan cukup untuk beberapa hari.

Dari ngengreng saja mungkin hanya mendapatkan 300-400 ribu, belum lagi ketika harus nerusi dan nembok. Ada yang bilang mereka adalah buruh batik, jadi dengan harga sebesar itu menurut mereka sudah cukup banyak untuk mencukupi kehidupan mereka. Namun dibalik itu semua kita memang tidak melihat semua yang dilihat oleh kedua retina mata kita. Berulang kali kami tekankan bahwa mereka memang manusia biasa dan mendedikasikan hidupnya untuk batik adalah sebuah keputusan yang harus diambil, meskipun dengan harga yang murah.

Jadi mereka hanya perlu bersyukur apabila nantinya batik tulis mereka laku dijual. Sementara itu, kehidupan mereka tidak kunjung membaik, tidak kunjung mendapatkan apresiasi yang semestinya mereka dapatkan, meskipun kami tahu mereka tidak ingin apresiasi apapun dari kegiatan mereka membatik.

Source indonesianbatik.id indonesianbatik.id/2018/11/03/mereka-bukanlah-buruh-batik-tetapi-mereka-adalah-para-maesto-batik-kehidupan
Comments
Loading...