Dari Daun sampai Gelas Kopi Jadi Motif Batik

0 231

Dari Daun sampai Gelas Kopi Jadi Motif Batik

Batik bukan hanya terdapat di Pulau Jawa saja, tetapi masyarakat Belitung Timur di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung juga punya batik. Motif yang dibuat terinspirasi dari Daun Simpor sampai Gelas Kopi dijadikan Motif Batik. Sejauh ini sudah 4 macam Motif Batik yang sudah memiliki hak patennya.

Keempat motif tersebut adalah Daun Simpor, Katis Rambai, Ikan Cempedik, dan Gelas Kopi. Masing-masing dianggap sesuatu yang sangat mencirikan Belitung Timur. Daun Simpor, misalnya, adalah daun besar yang kerap digunakan masyarakat untuk membungkus makanan. Sementara Ikan Cempedik adalah salah satu ikan andalan nelayan Beltim. Sementara Katis Rambai adalah daun pepaya kecil. Dan terakhir Motif Gelas Kopi adalah motif andalan. Mengapa gelas kopi? Karena Manggar, Ibu Kota Beltim terkenal dengan ‘Kota 1001 Warung Kopi’. Belitung memang bukan penghasil kopi, tapi orang-orangnya penggemar kopi.

Batik-batik ini dijual di Sanggar Batik De Simpor, Jl KA. Bujang, No.22, Gantung, Beltim. Sebagian besar berupa batik cap. Untuk kain batik cap berukuran 2 meter 30 cm dijual seharga Rp 200.000. Sementara yang sudah dalam bentuk pakaian dihargai Rp 150.000.

Untuk Batik Cap Colet, harga berkisar antara Rp 400.000 – Rp 500.000 tergantung kesulitan dan warna. Cap colet sendiri adalah teknik pewarnaan batik setelah dicap. Untuk batik tulis, diberi harga Rp 700.000 – Rp 1 jutaan, tergantung kesulitan motif. Pengunjung juga dapat belajar membatik. Untuk membuat taplak meja batik sendiri, pengunjung perlu membayar Rp 75.000.

Source Dari Daun sampai Gelas Kopi Jadi Motif Batik Batik
Comments
Loading...