Corak Batik Tangsel Besutan Harry Darsono Hadir Lebih Berwarna

0 35

Corak Batik Tangsel Besutan Harry Darsono Hadir Lebih Berwarna

Batik di setiap daerah di Indonesia penuh dengan warna dan corak yang berbeda. Tak terkecuali dengan batik khas dari Tangerang Selatan.

Dan Harry Darsono, didapuk menjadi desainer untuk mendesain batik khas kota yang genap berusia 10 tahun ini. Tak tanggung-tanggung karena yang meminta langsung adalah sang Wali Kota, Airin Rachmi Diany, dan Harry langsung menyetujuinya.Terakhir kali Harry membatik tahun 1979, namun ia mengaku seperti memiliki embrio baru untuk menggarap corak batik khas kota Tangerang Selatan.

Karya besutannya, tentu tak ingin dibuat biasa. Harry menganggap, Tangerang Selatan sebagai kota baru yang tumbuh maju hampir menyalip kota-kota lain di sekitaran Ibu Kota DKI Jakarta, memiliki keunikan dan keunggulan wilayahnya sendiri.

Semangat pertumbuhan kota yang digambarkan sangat muda belia ini, rupanya yang menjadi spirit Harry, melahirkan batik asli corak Tangerang Selatan.

“Ini benar-benar beda. Saya setop membatik tahun 1979, setelah itu saya tidak pernah membatik. Jadi ini benar-benar aneh saja, saya bisa dapat semangat baru. Ini kan (kota Tangsel) kayak anak gadis 10 tahun masih genit, masih apa yang bisa dilihat dalam warna-warninya, enerjiknya,” kata dia.

Dengan corak Tangerang Selatan yang akan dituangkan Harry dalam busana batik khas Tangsel, dia berkeinginan agar pembatik Tangsel bisa mengeksplor batik-batik karyanya.

“Nanti untuk seniman batik di Tangsel, harus mengembangkan enggak boleh kalah dengan engkong umur 69 tahun,” ucapnya.

Corak batik Tangerang Selatan yang akan Harry guratkan di atas kain sutra hasil tenunan tangan langsung perajin sutra, nantinya akan menggambarkan ciri kota Tangsel yang kaya akan keberagaman. Serta tunduk dan patuh terhadap nilai-nilai lokal.

“Khasnya nomor 1 adalah melting pot itu semua berada di sini (Tangsel), seperti Indonesia kecil, tapi kita heran di sini semua sudah rapi, gedungnya sudah tinggi, semuanya sudah organized. Kita belajar dari kesalahan kota-kota yang tua, kota lain kan sudah ratusan tahun,” bilang Harry.

Batik Tangsel yang tidak terlepas dari kekayaan penduduknya yang terdiri dari berbagai karakter suku, agama, budaya namun tetap rukun dan santun dalam berkehidupan juga tak lepas dari inspirasi yang akan ditanamkan Harry pada konsep batiknya itu.

“Kalau kita melihat di sini ada berbagai latar belakang dari Cirebon, Madura, Pekalongan, ini kota-kota perajin batik terbaik, kita melihat mereka serasi hidup berdampingan dengan meninggalkan Kecirebonan, Kemaduraannya sebagai kota-kota perajin batik. Menjadi genre baru seperti okulasi dalam pohon yang tetap memiliki akar supaya kuat,” terang Harry.

Harry mengaku, tak memerlukan waktu panjang untuk menggarap batik corak Tangsel ini, karena menurutnya Tuhan memiliki andil dalam karya Harry menyelesaikan corak batik Tangsel yang diakuinya mengalir sangat cepat.

“Ini baru desain dalam bentuk prototipe di atas sutra yang sutranya dipintal dan ditenun tangan, semuanya tangan. Tapi idenya semua punya makna simbolik. Kita lihat saja semboyan Tangsel. Seharusnya lama, tapi saya mengalami ternyata kun fayakunya Tuhan tak pernah gagal. Kita tinggal mohon pliss help me gitu aja ide langsung dikasih,” sambung Harry.

Dalam batik corak Tangsel nantinya, Harry mengedepankan penggunaan warna yang kaya dan penempatan corak khas yang sangat dinamis.

“Nomor satu itu layout tata letak biar enggak monoton. Kedua warna, judulnya adalah warna-warni mulai hitam putih. Hitam itu kan gelap, putih itu terang, antara hitam dan putih itu banyak warnanya dan tidak mejikuhibiniu,” ucap Harry.

Sementara Wali Kota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany didampingi Kepala Dinas Pariwisata Kota Tangsel mengaku, memiliki sejumlah alasan, menggaet desainer batik kenamaan Harry Darsono menggarap mahakarya corak batik Tangsel.

Dia juga memastikan bahwa corak batik Tangsel yang akan di luncurkan pada 5 Desember 2018 nanti, tak akan meninggalkan kekhasan kota dengan kekayaannya yang dimiliki.

“Ada sedikit bocoran saja, tentu kita dengan cirinya yang sudah ada akan tetap mempertahankan warna yang colorfull, dan anggrek yang selama ini menjadi tema Tangerang Selatan juga akan ada. Kearifan lokal ini yang akan memperkaya karya Pak Harry,” kata Airin.
Source https://www.medcom.id https://www.medcom.id/rona/keluarga/aNrqDn6K-corak-batik-tangsel-besutan-harry-darsono-hadir-lebih-berwarna
Comments
Loading...