Ciri khas Batik Tanggerang Selatan

0 218

Ciri khas Batik Tanggerang Selatan

Kota Tanggerang Selatan terkenal akan budidaya Anggrek Ungu jenis Van Douglas yang harus dilestarikan. Keindahan bunga ini yang akhirnya menjadi motif batik dari Tangsel. Kemasyuran si anggrek ungu Van Douglas berawal dari sepetak perkebunan anggrek Vanda Douglas di daerah Pamulang. Keindahan bunga pun kini menjadi ikon Kota Tangsel dan tampak pada spanduk-spanduk yang selalu menyematkan gambar bunga anggrek ungu Van Douglas.

Flora peninggalan di masa kolonial Belanda itu menjadi bukti kekhasan dan identitas Tangsel.  Yang tak kalah menarik berdasarkan sejarah tempo dulu, Tangsel juga memiliki kekhasan dengan blandongan atau bangunan sebuah rumah. Kata Ian, umumnya bangunan yang disebut blandongan merupakan bangunan semacam saung dan dibuat di dekat rumah induk. Banungan ini berfungsi sebagai tempat kumpul atau mengobrol. Umumnya blandongan dimiliki warga yang memiliki kebun atau warung. Blandongan menjadi tempat petani beristirahat dan ngopi sesudah atau sebelum berkebun.

Tak hanya itu, bila berkunjung ke pinggiran kota Tangsel yang notabene masih perkampungan akan menemukan kebun suuk atau kacang. Suuk, anggrek dan blandongan, adalah dua dari sekian kekhasan dari kota Tangsel yang tak banyak diketahui orang. Ian pun mengeksplorasi Motif Batik Tangsel dengan aneka motif angrek Vanda Douglas, tanah, rumah blandongan, tandon air dan golok.

Motif Naga, Banyi, Kipas dan Klenteng, juga meramaikan Batik Tanggerang Selatan. Berdasarkan sejarahnya,Tangsel tidak lepas dari pengaruh budaya Tiong Hoa, tak heran motif–motif yang biasanya hadir dalam Batik Pesisiran juga terlihat pada Batik Tanggerang Selatan. Ian Adrian menghadirkan eksplorasi batiknya ke dalam rancangan busana siap pakai seperti blus, rok, celana, dres dan sebagainya.

Source http://www.liputan6.com/ http://lifestyle.liputan6.com/read/3187081/inspirasi-batik-nuansa-floral-dan-kearifan-lokal-dari-tangsel
Comments
Loading...