Ciri – Ciri Kain Batik Kabupaten Nganjuk Jawa timur

0 559

Dalam pembuatan batik yang satu dengan batik lainnya tidak jauh berbeda. Proses pembuatan Batik Nganjuk yaitu ditulis dengan mengunakan canting dan lilin yang dilelehkan sehingga bisa ditorehkan di kain. Namun ada yang membedakan Batik Nganjuk dengan batik yang lainnya yaitu sang pembuatnya adalah kebanyakan laki-laki. Proses membuat kain batik tulis dibutuhkan waktu selama lima hingga tujuh hari. Namun juga tergantung dari proses pewarnaannya.

Semakin banyak warna yang dipakai, tentu juga makin rumit pembuatannya dan lebih lama jadinya. Untuk Batik Nganjuk sendiri dibuat menggunakan cap atau stempel untuk membatik, karenanya prosesnya juga lebih mudah dan lebih cepat. Saat ini ada dua macam stempel sebagai cap khas Nganjuk. Dari motifnya bisa diketahui kalau di stempel tersebut ada gambar tugu Anjuk Ladang (jayastamba) sebagai ciri khasnya. Namun selain cap khas Nganjuk juga disediakan cap bermotif lainya yang sudah bersifat umum. Batik Nganjuk yang sangat terkenal adalah Batik Nganjuk Motif Monumen Anjuk Ladang.

Batik Nganjuk Ladang memiliki filosofi dan cerita tersendiri, Batik motif Anjuk Ladang sangat fleksibel, bisa hadir dengan konsep lawasan yang cenderung mengangkat gambaran alam dengan warna natural, cokelat, hitam dan putih. Atau bahkan bisa diangkat dengan konsep batik modern dengan warna-warna menyala, merah, kuning, oranye, hijau. Hal yang menjadi ciri khusus batik itu, terdapat gambar prasasti Anjuk ladang sebagai titik sentral motifnya. Sementara prasasti Anjuk Ladang yang ada di batik itu mengisahkan tentang masa pemerintahan Empu Sindok, Raja Mataram Hindu yang bergelar Sri Maharaja Sri Isnaya Wikrama Dharmottunggadewa, memerintahkan Rakai Hinu Sahasra, Rakai Baliswara serta Rakai Kanuruhan pada tahun 937 untuk membangun sebuah bangunan suci bernama Srijayamerta..

Source Ciri - Ciri Kain Batik Kabupaten Nganjuk Jawa timur Batik Nganjuk
Comments
Loading...