Cheongsam Rasa Batik, Cantiknya Koleksi Imlek Peranakan Anne Avantie

0 68

Cheongsam Rasa Batik, Cantiknya Koleksi Imlek Peranakan Anne Avantie

Gaya busana saat perayaan Imlek biasanya diwarnai dengan warna bermodel cheongsam yang khas. Namun di tangan desainer yang sudah berkarir 30 tahun, Anne Avantie, busana khas Imlek tak melulu harus cheongsam. Dirinya mengaplikasikan dalam bentuk yang lebih variatif dengan kain batik.

Menyambut perayaan Tahun Baru Imlek yang jatuh 5 Februari 2019, AEON MALL BSD CITY bekerjasama dengan Anne Avantie mempersembahkan ‘Pasar Tiban 23-Kampoeng Peranakan’, diadakan pada periode 31 Januari- 13 Februari 2019. Angka 23 dipilih sebab kegiatan Pasar Tiban memang sudah 23 kali dilaksanakan. ‘Kampoeng Peranakan’ hadir dengan dekorasi khas Imlek seperti lampion dan gate yang terinspirasi dari suasana Pasar Semawis di Semarang yang merupakan salah satu Pasar Pecinan yang tidak pernah sepi dari pengunjung, begitu pula lah harapan untuk Pasar Tiban ‘Kampoeng Peranakan’.

“Lasar Tiban ‘Kampoeng Peranakan’ tidak hanya sekedar pameran busana saja, namun Pasar Tiban juga mengajak customer untuk dapat menghargai warisan budaya Indonesia,” kata Anne dalam konferensi pers.

Koleksi Anne Avantie untuk edisi Imlek yang memadukan busana khas Tionghoa dengan kain batik. (dok panitia)
Ternyata Anne Avantie memadukan kain batik yang menjadi ciri khasnya dengan busana cheongsam dan warna-warna khas Imlek lainnya. Ada juga kebaya encim dan berbagai busana modern lainnya.

“Saya persembahkan dengan mengenalkan berbagai macam kain batik yang dapat dipadupadankan untuk berbagai kesempatan,” ungkapnya.

Untuk itu, Anne Avantie melakukan riset sebelumnya. Sebab dirinya memadukan akulturasi budaya Tionghoa dengan budaya Jawa.

“Pada saat saya ingin membuat kampung peranakan, maka saya belajar. Bagaimana sih peranakan. Leher cheongsam bisa enggak untuk kain batik. Saya belajar. Paling indah kita bicara kampung peranakan. Membuat sesuatu hal tak biasa,” paparnya.

Kemudian untuk motif yang digunakan yakni tetap mengacu motif-motif Chinese yang ditorehkan di atas kain. Untuk warna, Anne Avantie banyak menggunakan warna khas Imlek yakni merah, dipadukan dengan hitam dan putih.

Senior Operation Manager PT. AMSL Indonesia Juanita Rustandi mengatakan, untuk mengulang kesuksesan acara Pasar Tiban ‘Toejeoh Belasan’ di tahun 2017, pada periode Imlek 2019 ini, pihaknya kembali bekerja sama dengan Anne Avantie mengadakan Pasar Tiban ‘Kampoeng Peranakan’. Momen ini akan menyuguhkan rangkaian acara menarik perpaduan budaya lokal dan Tionghoa.

“Dan acara ini juga merupakan salah satu bentuk dukungan kami terhadap para pelaku industri kreatif dan Usaha Kecil Menengah (UKM) melalui Anne Avantie Mall untuk dapat memperkenalkan produk unggulan mereka kepada customer,” jelasnya.

Sesuai dengan tema, Pasar Tiban menghadirkan berbagai rangkaian acara untuk memeriahkan Tahun Baru Imlek seperti tradisi Yusheng, Tari Kipas dan pertunjukan Barongsai yang selalu dinanti tiap tahun. Tidak hanya itu, Pasar Tiban juga menyelenggarakan acara yang bersifat edukatif seputar fashion melalui bermacam talk show yang dipandu langsung oleh Anne Avantie seperti ‘Padu Padan Kebaya Bordir’ , ‘Seni Melilit Kain’, ‘Sarung Emak Bersama Dewi Motik’ dan masih banyak lagi.

Pasar Tiban juga menyuguhkan bermacam kuliner tradisional Indonesia yang bisa dinikmati di area Kampoeng Djajanan seperti pecel, rujak, es dawet dan aneka bubur. Selain itu, Pasar Tiban juga mengajak keluarga dan anak-anak untuk meninggalkan gadget mereka sejenak agar dapat bermain bersama serta mengenal berbagai permainan tradisional yang ada di Kampoeng Dolanan, East Atrium.

Source https://www.jawapos.com https://www.jawapos.com/entertainment/lifestyle/02/02/2019/cheongsam-rasa-batik-cantiknya-koleksi-imlek-peranakan-anne-avantie
Comments
Loading...