Cerita Sang Pengrajin Batik Cirebon

0 9

Cerita Sang Pengrajin Batik Cirebon

Siang itu matahari bersemangat memancarkan cahayanya di Desa Kalitengah, Kecamatan Tani, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. Untungnya pohon yang rindang dan bayangan rumah bisa menjadi di antara tempat berteduh sejenak. Adapun sejumlah rumah terlihat membuka lebar daun pintu dan jendela agar sirkulasi udara bisa meredakan teriknya matahari.

Terlihat hanya segelintir orang lalu lalang, tentu dengan berbagai keperluan masing-masing. Kala itu, memang paling nikmat jika menyeruput es teh manis atau es jeruk seraya duduk di perkarangan rumah menikmati sesekali kehadiran angin semilir untuk melawan panas yang menyengat. Atau mungkin tidur siang bisa menjadi pilihan menghindari teriknya matahari.

Namun, kondisi tersebut justru tidak menghentikan beberapa pengrajin batik di Desa Kalitengah menorehkan canting di kain yang sedang dipegangnya. Dengan cekatan, tepatnya di Desa Kalitengah Kec Tengah Tani, Kabupaten Cirebon, tangan para pengrajin menciptakan kain batik indah khas Cirebon. Seakan sudah hapal di luar kepala, tangan para pengrajin terlihat begitu mudah membuat pola batik. Adapun teknik pembuatan batik Cirebon di antaranya dengan membuat garis tipis-tipis atau garis kontur pola atau disebut wit pada kain yang akan dibatik. Garis wit ini sangat tipis tetapi memiliki warna yang lebih tua dibandingkan dengan warna kain yang akan dibatik.

Pada proses pengerjaannya, penggambar pola hanya menggambar satu goresan garis wit. Tahapan selanjutnya membuat tembok atau menutup bagian dasar kain yang tidak perlu diwarnai di mana pembuat tembok harus membuat sendiri garis wit tersebut. Di sini seorang pembuat tembok harus memiliki keahlian khusus agar terbentuk pola batik sesuai dengan yang diinginkan.

Adapun motif megamendung menjadi salah satu motif yang sangat populer sampai-sampai jadi ikon batik Cirebon. Nama megamendung berasal dari kata mega yang berarti awan dan mendung yang maknanya cuaca mendung. Artinya motif ini melambangkan awan pembawa hujan sebagai lambang kesuburan dan pemberi kehidupan.

Source https://www.medcom.id https://www.medcom.id/ekonomi/mikro/wkBD78eN-cerita-sang-pengrajin-batik-cirebon
Comments
Loading...