Cara Warga Lamongan Agar Batik Tradisional Tetap Terjaga

0 73

Cara Warga Lamongan Agar Batik Tradisional Tetap Terjaga

Menulis adalah memahat peradaban. Pepatah ini yang mungkin cocok dengan apa yang dilakukan oleh seorang pelaku batik di Lamongan. Perempuan ini mencoba menuangkan lekuk sejarah batik Lamongan ke dalam sebuah buku.

Minimnya referensi tertulis tentang warisan batik tradisional asli Lamongan menimbulkan kekhawatiran pada sosok perempuan usia 30 tahun ini. Sifwatir Rif’ah, khawatir jejak-jejak peradaban tentang batik Lamongan yang adiluhung itu tidak terwariskan kepada generasi yang akan datang. Kesadaran itulah yang mendorong Sifwa menulis buku berjudul “Batik Lamongan, Jejak Ekonomi Kreatif Warisan Sunan Sendang”.

Apalagi, perempuan yang juga pelaku batik Lamongan ini mengaku dirinya dibesarkan di lingkungan yang kental dengan dunia batik. Sehingga makin membuatnya termotivasi untuk menyelesaikan buku tersebut. Sifwa menjelaskan, dalam buku yang diselesaikan dalam waktu kurang lebih 6 bulan berisi sejarah batik Lamongan. Mulai dari asal usul, ragam batik, hingga berbagai prestasi yang telah diraih batik Lamongan.

Buku Batik Lamongan karyanya mendapat respon yang cukup positif dari masyarakat. Hal itu terlihat dari jumlah buku yang telah terjual. Selain terjual secara umum, buku tersebut kini juga telah menjadi koleksi perpustakaan Kabupaten Lamongan dan Perpustakaan Nasional.

Wanita yang mengaplikasikan dirinya membuat batik sendang ini juga pernah mendapat Upakarti dari Presiden RI. Sebab ketekunannya dalam melestarikan batik Lamongan. Kini, selain menekuni dunia akademis, Sifwa juga giat melakukan pelatihan batik Lamongan.

Source https://news.detik.com/ https://news.detik.com/berita-jawa-timur/d-4317143/begini-cara-warga-lamongan-agar-batik-tradisional-tetap-terjaga?_ga=2.108242050.1209913700.1543202376-916231525.1540345384
Comments
Loading...