infobatik.id

Cara Penggunaan Napthol Pada Proses Pewarnaan Kain Batik

0 42

Cara Penggunaan Napthol Pada Proses Pewarnaan Kain Batik

Dari beragam zat yang bisa digunakan untuk pewarnaan kain batik, bahan pewarna sintetis yang dikenal dengan nama napthol merupakan jenis bahan yang sering dipakai perajin batik.  Hal ini dikarenakan zat warna tersebut dapat digunakan untuk teknik celup secara cepat dan warnanya kuat. Zat warna napthol terdiri atas dua unsur yaitu napthol AS (nama diawali AS-…) sebagai dasar warna dan garam diazonium sebagai pembangkit warna. Zat warna napthol pada dasarnya tidak larut dalam air. Supaya mudah larut zat warna ini harus ditambahkan sedikit costic soda dan air mendidih, bahkan bila perlu bisa dipanaskan hingga larut sempurna (bewarna bening).

Naphtol dasar (penaphtolan) biasanya digunakan pertama kali dalam proses pewarnaan. Naptol yang banyak dipakai dalam pembatikan diantaranya:

Naptol ASNaptol AS-G, Naptol AS-BONaptol AS-DNaptol AS-LBNaptol AS-OLNaptol AS-BRNaptol AS-BS.

Karena pada pencelupan pertama warna kain belum bisa tampak, maka dibutuhkan yang namanya larutan garam diazonium untuk memunculkan warna sesuai yang diinginkan. Garam diazonium yang banyak dipakai dalam pembatikan diantaranya:

Garam Biru BGaram Biru BBGaram Bordo GPGaram Hitam BGaram Kuning GCGaram Violet BGaram Merah BGaram Orange GCGaram Scarlet RGaram Merah GGGaram Merah 3 GL.

Contoh pewarnaan untuk 1 meter kain dengan napthol adalah sebagai berikut.

Larutan Napthol
Napthol                : 3 – 5 gram
Coustik soda      : 15 – 25 gram
TRO                        : 15 – 25 gram
Air Panas             : 1 liter

Larutan Garam Diazo
Garam diazo       : 6 – 10 gram
Air dingin             : 2 liter

Cara penggunaan napthol secara singkat dapat digambarkan sebagai berikut:

  1. Basahi kain dengan menggunakan air dingin lalu tiriskan.
  2. Masukkan kain ke dalam larutan napthol supaya larutan pewarna meresap kedalam serat kain kemudian tiriskan.
  3. Masukkan kain ke dalam larutan garam diazonium lalu ratakan hingga larutan meresap sampai serat kain.
  4. Cuci kain dengan air bersih untuk menghilangkan sisa-sisa warna yang tidak meresap ke dalam serat kain.
  5. Ulangi langkah 2 dan 3 agar warna lebih mantap.
  6. Bilas kembali kain yang telah dicelup ulang hingga bersih
Source https://fitinline.com/ https://fitinline.com/article/read/cara-penggunaan-napthol-pada-proses-pewarnaan-kain-batik/
Comments
Loading...