Cara Jember Pertahankan Batik

0 163

Cara Jember Pertahankan Batik

Sekarang ini batik sudah menjadi tren di sejumlah kalangan anak muda, bahkan sebagian warga mulai terbiasa menggunakan kain batik dalam berbagai acara. “Demam” batik tersebut setelah pengakuan dunia melalui UNESCO yang menetapkan bahwa batik sebagai warisan budaya tak-benda manusia dari Indonesia (“the world cultural heritage of humanity from Indonesia”). Batik telah dibuat bangsa Indonesia sejak berabad-abad lalu. Mereka menulis dan melukis batik pada daun lontar, dengan motif atau pola batik yang didominasi bentuk binatang dan tanaman. Budaya Indonesia yang demikian kaya telah mendorong lahirnya berbagai corak dan jenis batik tradisioanal nan khas.

Jenis dan corak batik tradisional amat banyak, namun corak dan variasi batik masing-masing daerah, memiliki kekhasan sesuai filosofi dan budaya setempat. Setiap daerah memiliki kain batik dengan motif tertentu seperti batik Jember yang dikenal dengan motif daun tembakaunya. Selama beberapa tahun terakhir ini sejumlah perajin batik di Kecamatan Sumberjambe mencoba mempertahankan motif daun tembakau khas Jember. Perajin batik asal Desa Sumberpakem itu mencoba membuat berbagai motif batik sesuai dengan pesanan konsumen. Namun apa pun motif batik yang dibuatnya, ia tidak pernah lupa untuk memadukannya dengan Motif Daun Termbakau yang dikreasikan dengan unik.

Harga Batik Jember juga terjangkau, batik cap dengan bahan kain katun dijual sebesar Rp75 ribu per potong, batik tulis yang menggunakan bahan kain katun dijual dengan Rp85 ribu hingga Rp150 ribu per potong. Untuk batik dari bahan kain sutera dijual dengan harga Rp300 ribu per potong, apabila menggunakan batik cap harganya sekitar Rp125 ribu per potong. Walaupun harga Batik Jember lebih murah dibandingkan dengan batik dari daerah lain, tetapi kualitas Batik Jember tidak kalah dengan batik dari Solo dan Yogyakarta.

Batik bermotif tembakau atau dikenal dengan “Labako” khas Kecamatan Sumberjambe tersebut mulai diminati oleh warga di berbagai kabupaten, bahkan sebagian wisatawan mancanegara (wisman). Untuk menjaga warisan budaya batik tetap terpelihara, para pembatik di Kecamatan Sumberjambe mewariskan budayanya secara turun temurun kepada anak cucunya, bahkan beberapa motif dapat dikenali berasal dari keluarga tertentu.

Source http://www.kompas.com/ http://regional.kompas.com/read/2010/12/27/16440891/cara.jember.pertahankan.batik
Comments
Loading...