Canting Hijau Bawa Batik Ramah Lingkungan Indonesia Menuju Panggung Dunia

0 21

Canting Hijau Bawa Batik Ramah Lingkungan Indonesia Menuju Panggung Dunia

Batik merupakan kain bergambar yang pembuatannya secara khusus dengan menuliskan atau menerakan malam pada kain itu, kemudian pengolahannya diproses dengan cara tertentu. Saat ini banyak beredar di pasaran, kain print bermotif batik yang tentu saja menghilangkan esensi dari batik sendiri.

Pada 2014 William Wimpy mendirikan Canting Hijau. Sebuah brand yang mengusung satu konsep batik yang memiliki nilai-nilai art, earth, fashion, dan culture. Misi Canting Hijau juga amat mulia. Dengan mengedepankan konsep sustainable, yaitu menghasilkan profit yang searah dengan dampak positif terhadap masyarakat dan lingkungan.

Mengutamakan pemberdayaan para pembatik di daerah, menyerap tenaga kerja dengan membayar upah yang cukup, dan tetap menjaga lingkungan dari kerusakan. Sebuah konsep yang diharapkan dapat membawa perubahan signifikan bagi dunia perbatikan Indonesia.

Selain itu melestarikan batik juga menjadi salah satu dasar awal terbentuknya brand yang berbasis di Bandung ini. Canting Hijau juga menciptakan motif batik tersendiri seperti Bhatara Kara, Kembang Jaipong, dan Wayang Cepot Bandung yang mengangkat kearifan lokal.

Produk yang dihasilkan Canting Hijau menggunakan bahan katun (organik) dengan mayoritas pewarnaan menggunaan pewarna alam. Konsep ‘zero waste production’ diterapkan dengan menghasilkan aksesoris batik dari limbah kain perca. Dan ‘zero waste distribution’ dengan menggunakan kantong belanja yang terbuat dari kertas hasil daur ulang.

Produk Canting Hijau yang berupa kemejadress, blouse, tas, dan aksesoris berbahan batik. Pada awalnya dijual kepada saudara dan kerabat dekat. Selangkah demi selangkah pemasarannya juga dilakukan menggunakan social media.

Canting Hijau sudah mulai menorehkan namanya di ajang prestisius. Salah satunya adalah dengan bisa menampilkan karyanya dalam event Indonesia Fashion Week (IFW) 2017, sebuah ajang paling bergengsi di dunia fashion Indonesia.

Kebanggaan lainnya adalah saat Willy membawa Canting Hijau menjuarai sebuah perlombaan bersama brand susu dan Wirausaha Muda Berprestasi 2016. Ia berkesempatan terbang ke Seattle, Amerika Serikat pada bulan November 2016 untuk menjadi yang pertama menampilkan batik Indonesia pada acara Eco Fashion Week terbesar di dunia.

Canting Hijau masih terus bekerja keras untuk mencapai misi besarnya, yaitu membangun perkampungan batik pewarna alam di tahun 2020 dan menyerap tenaga kerja hingga 200 orang untuk menunjang kebutuhan batik di Tanah Air maupun di tingkat Internasional. Sehingga dapat berkontribusi nyata terhadap perekonomian Indonesia.

Source https://www.goodnewsfromindonesia.id/ https://www.goodnewsfromindonesia.id/2017/04/16/canting-hijau-bawa-batik-ramah-lingkungan-indonesia-menuju-panggung-dunia
Comments
Loading...