Busana Batik Kontemporer Karya 4 Desainer Indonesia Memukau Di Senegal

0 25

Busana Batik Kontemporer Karya 4 Desainer Indonesia Memukau Di Senegal

Desain fashion asal Indonesia kerap mengundang decak kagum. Seperti yang terjadi di Afrika tepatnya di Senegal pada 14 November yang lalu. Saat acara Resepsi Diplomatik Peringatan HUT RI ke-72 oleh KBRI Dakar. Dalam acara tersebut kurang lebih 300 tamu undangan hadir di King Fahd Palace.

Acara yang mengangkat tema Nusantara Fashion and Culture Show itu menampilkan karya fashion rancangan Nita Seno Adji, Rudi Chandra, Defrico Audi dan Malik Moestaram. Desain-desain yang ditampilkan adalah desain batik yang tampil dalam gaya kontemporer sehingga tetap gaya dan berkesan modern. Busana tersebut diperagakan oleh para model profesional binaan Amina Badiane, seorang ketua komite Miss Senegal.

Nita Seno Adji menggunakan tema “the Rainbow of Asia and Africa” dalam rancangannya. Busananya menggambarkan hubungan persahabatan Indonesia dan senegal. Dalam warna dan pola klasik batik dikombinasikan dengan Tenun Bali dan Sarung Sutra Makassar.

Desainer lainnya, Rudy Chandra mengambil tema “Enchanting East Indonesia” yang memadukan Tenun organik dari daerah Sabu, Nusa Tenggara Timur. Juga terinspirasi dari Nusa Tenggara Timur, desainer Defrico Audy mengangkat tema “Sumba in My Mind” yang menggunakan Tenun dari Sumba, Nusa Tenggara Timur. Desainnya elegan dan modern sehingga fashionable bagi warga senegal.

Sedangkan Malik Mostaram mengambil tema “the Stunning Beauty of Solo”. Menampilkan gaun batik dengan gaya Solo penuh dengan corak kupu-kupu dan daun. Busana ini ditujukan sebagai busana batik kontemporer yang cocok untuk acara-acara pesta.

Keindahan rancangan busana batik tersebut kemudian berhasil memukau tamu-tamu yang hadir. Fashion batik dan tenun Indonesia karya empat designer tersebut kembali diperagakan oleh para finalis Miss Senegal 2017 di ajang Grand Senegal 2017 pada 18 November 2017 yang lalu.

KBRI sengaja mendatangkan empat desainer kondang Indonesia tersebut untuk mempopulerkan Batik Indonesia di Senegal. Tahun lalu KBRI membuat acara yang sama namun kali ini kita adakan lebih megah dan lebih menarik dengan menampilkan busana-busana batik dan Tenun yang beraneka corak dan warna.

Upaya ini merupakan salah satu bentuk dari diplomasi ekonomi melalui fashion. Fashion dipilih karena berdasarkan data BPS pada tahun 2016 ekonomi Indonesia didominasi oleh dua subsektor ekonomi kreatif yakni kuliner dan fashion.

Kerjasama ekonomi antara Indonesia dengan Senegal sebenarnya telah terjalin selama beberapa waktu terakhir. Salah satunya adalah kerjasama antara Angkatan Bersenjata Senegal dengan PT Dirgantara Indonesia yang sepakat untuk membeli dua pesawat CN-235 untuk keperluan militer dan VIP. Saat ini pemerintah Senegal telah memesan satu pesawat lagi untuk keperluan maritim.

Source https://www.goodnewsfromindonesia.id/ https://www.goodnewsfromindonesia.id/2017/11/22/wow-busana-batik-kontemporer-karya-4-desainer-indonesia-pukau-senegal
Comments
Loading...