Bupati Purworejo Dorong Regenerasi Pembatik

0 13

Bupati Purworejo Dorong Regenerasi Pembatik

Bupati Purworejo, Agus Bastian, mendorong agar ada regenerasi pembatik kepada generasi muda. Untuk mendorong pemberdayaan perajin batik, Bupati juga berencana membuat seragam batik yang sama untuk seluruh PNS.

Bupati mengatakan, pihaknya ingin agar batik terus dilesatikan sehingga perlu keberlanjutan. Para pembatik yang sudah berusia lanjut diharapkan agar menularkan kemampuannya kepada generasi muda. Di sisi lain, generasi muda juga diharapkan mampu berkreasi berinovasi agar batik purworejo dapat dipertahankan dan terus desainnya terus diperbaiki. Salah satu upaya yang akan dilakukan untuk melestarikan batik agar berkelanjutan dan juga meningkatkannya. Yakni dengan akan mengadakan pelatihan batik.

“Nanti kita panggil para pembatik dari Yogyakarta, nanti kita latih mereka (pembatik Purworejo) bersama-sama, terus untuk bagaimana meningkatkan pemasaran, bagaimana membuat desain yang bagus, membuat corak-corak yang menarik tidak hanya yang itu-itu saja,” kata Agus, di sela-sela kegiatan Sambang Desa di wilayah Kecamatan Purworejo.

Menurut Agus, potensi batik di Purworejo cukup besar, karena hampir di setiap desa ada perajin batik, walau pun tidak semuanya. Potensi batik terutama ada di wilayah Kecamatan Purworejo dan Kecamatan Grabag. Meski sudah mulai membaik, namun selama ini batik dinilai belum terlalu signifikan dalam mengangkat perekonomian warga.

Oleh karena itu, untuk lebih mengangkat batik Purworejo dan mengangkat perekonomian masyarakat terutama para perajin batik, Agus berencana membuat seragam batik yang sama untuk PNS. “Dan ini dikerjakan oleh seluruh perajin batik di Purworejo agar semagat para pembatik ini ada,” katanya.

Dengan pembuatan seragam itu pihaknya berharap akan lebih mengangkat batik di Purworejo. “Pasti, otomatis mereka-mereka yang tadinya tidak berkarya karena tidak ada yang beli, kemudian kita pesan nanti untuk dibagikan kepada seluruh PNS, digunakan pada waktu-waktu tertentu saya kira sangat luar biasa,” imbuhnya.

Salah satu perajin batik di Kelurahan Kedungsari, Kecamatan Purworejo, Abdul Ghofar, sangat mendukung rencana pembuatan seragam batik yang sama untuk seluruh PNS tersebut. Namun dia berharap agar bukan batik printing melainkan batik cap atau batik tulis dan diproduksi oleh perajin batik di Purworejo sendiri. “Sehingga bisa memberdayakan perajin batik yang ada di Purworejo,” katanya.

Source https://www.suaramerdeka.com https://www.suaramerdeka.com/news/baca/112205/bupati-purworejo-dorong-regenerasi-pembatik
Comments
Loading...