Brand Batik Klaten Belum Punya Icon

0 139

Brand Batik Klaten Belum Punya Icon

Pemerintah Kabupaten Klaten saat ini terus berupaya mendorong pengembangan untuk klaster batik. Kabid Perencanaan Ekonomi Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappeda) Klaten, Wahyu Hariyadi mengatakan, yang menjadi persoalan brand batik Klaten masih kalah dengan batik di daerah lain. “Contoh saja Pekalongan, kita masih kalah, masyarakat lebih mengetahui Batik Pekalongan atau batik solo yang memiliki ciri khas desain tersendiri. Sedangkan Klaten, belum punya brand dan desain khusus batik”, katanya. Berdasarkan data dari Bappeda, saai ini Klaten memiliki banyak sentra atau klaster selain di Kecamatan Bayat.

Di Desa Balerante, Kecamatan Kemalang juga memiliki 15 pengrajin yang mengembangkan Batik Merapi, sedangkan di kompleks wisata candi Sojiwan Kecamatan Prambanan, Kecamatan Kalikotes, dan di desa Kebon Bayat juga memiliki prospek pengembangan batik. Dengan upaya dari Pemerintah Kabupaten Klaten ini, diharapkan mampu mendorong adanya klaster batik, serta mendapat banyak dukungan program pembinaan dari Unesco, dan nantinya bisa membuat semacam desain yang memiliki karakter, sehingga begitu orang melihat batik yang dipakai ini sudah tau ternyata itu Batik Klaten.

Upaya lain yang akan dilakukan Pemkab berencana membangun klinik desain yang nanti dapat berkolaborasi dengan SMK Rota Bayat dan para pengrajin untuk peningkatan kualitas. Kalau para pengrajin rata-rata banyak bergelut dengan proses membatiknya, maka desainnya nanti yang perlu dikembangkan, termasuk corak dan peningkatan kualitas yang perlu di bangun bersama.

Source http://sieradmu.com/ http://sieradmu.com/brand-batik-klaten-belum-punya-icon-ini-penyebabnya/
Comments
Loading...