Bisnis Batik Zakir Raup Omzet Rp 250 Juta per Bulan

0 38

Bisnis Batik Zakir Raup Omzet Rp 250 Juta per Bulan

Batik tidak hanya digemari oleh masyarakat dalam negeri. Warisan budaya Indonesia tersebut juga banyak digandrungi warga mancanegara. Peluang itulah yang dimanfaatkan seorang pengusaha muda Mudzakir untuk menekuni bisnis batik. Pada awalnya, pria yang akrab disapa Zakir itu sama sekali buta masalah batik. Tetapi lewat tekadnya yang besar. Ia pun belajar sedikit demi sedikit untuk memahami batik. Zakir belajar dari para perajin batik tradisional di kawasan Masaran, Sragen, Jawa Tengah (Jateng). Dia mulai banyak tahu mengenai keragaman batik. Seperti jenis batik, bahan pembuat batik, proses pembuatan dan tentang motif-motif batik. Kini sudah setahun Zakir menjalankan bisnis batik yang diberi nama PT Batik Jito Dlidir. “PT ini merupakan nama dari keluarga. Yakni Jito Dlidir. Kenapa saya memilih batik, karena saya ingin menjaga kearifan lokal yang ada pada batik dan memperkenalkannya kepada dunia,” terang Zakir.

Awal memulai bisnis, Zakir mengeluarkan modal sebesar Rp. 100 juta. Satu persatu pengrajin batik di Solo dan sekitar didatanginya. Dengan ketekunan, kini bisnis yang dirintisnya mulai berkembang. Produk yang diberi label Batik Dlidir itu tidak hanya dikirim ke dalam negeri saja. Tetapi juga di berbagai negara di beberapa benua. Amerika seperti di New York, Kanada, Los Angeles. Di Eropa seperti di Barcelona, London, Afrika, Nigeria, Norwegia, Belanda. Malaysia, Singapura. Kalau untuk di Indonesia sudah semua pulau. Dengan pesatnya perkembangan bisnis, tidak heran jika omzetnya mencapai lebih dari Rp. 200 juta per bulan. Zakir mengaku mengedepankan batik hand made atau tradisional. Tujuannya agar keberadaan batik tradisional dalam hal ini batik tulis bisa tetap lestari sampai generasi berikutnya.

Untuk pemasaran, Zakir menggunakan laman bernama Mudzakir.com dan Batikdlidir.com. Melalui bisnis yang ditekuni, Zakir berharap bisa sekaligus mengembangkan para perajin batik di Indonesia. Jualan batik bukan bisnis yang pertama ditekuninya. Sebelumnya, Zakir sempat menekuni bisnis kertas dan menjadi peternak ikan. Selama menekuni bisnis batik tentunya ada saja hal yang mungkin tidak mengenakkan.

Source https://www.jawapos.com/ https://www.jawapos.com/read/2018/01/22/183065/bisnis-batik-zakir-raup-omzet-rp-250-juta-per-bulan
Comments
Loading...