Berburu Batik Khas Dayak di Pontianak

0 671

Berburu Batik Khas Dayak di Pontianak

Batik Pontianak berbeda dengan batik yang berasal dari pulau lain seperti Jawa dan Batik Nusantara lainnya. Untuk memudahkan mengenal Batik Pontianak ketika membelinya di pusat batik di luar Kalimantan seperti saat berlibur ke Jawa, perlu diketahui sedikit info tentang kain Batik Pontianak yang mirip dengan kain Batik khas Papua :

  1. Batik Pontianak memiliki ragam warna dan motif yang variasinya sangat banyak, salah satunya adalah Batik Dayak dalam berbagai bahan. Bahan satin yang lembut, katun yang ringan dan sutera untuk mereka yang suka menghadiri pesta-pesta besar. Diantara sekian banyak pilihan, yang paling digemari adalah batik katun, karena nyaman dikenakan, bersifat adem, dan tidak mahal. Harga batik Dayak di Pontianak jumlahnya beragam tergantung kepada kualitas, kompleksitas dan motif kain. Batik katun dibanderol seharga Rp. 35.000,- per meter, sementara batik sutera 85.000 rupiah per meter. Batik yang sudah menjadi kemeja (busana pria) dibanderol antara 65.000 rupiah hingga 150.000 rupiah, bergantung kepada motif dan desainnya.
  2. Batik Pontianak Motif Rang-Rang. Motif Rang-Rang, kini hadir dengan bahan semi sutera Motif Rang-Rang yang bisa dijadikan koleksi busana pria atau gaun-gaun cantik melengkapi almari anda di rumah, stock terbatas pada beberapa butik di kota – kota besar dengan harga terjangkau yaitu Rp. 35.000 rupiah/ meter.
  3. Batik Pontianak tulis atau cap dengan Motif Tameng atau Burung Rangkong harganya sedikit mahal, satu meternya dinilai seharga 150.000 rupiah per meter. Biasanya yang suka jenis batik ini adalah para turis mancanegara karena bersifat etnik dan unik, mereka langsung membeli tanpa menawar sedangkan para pelancong domestik yang mengenal harga-harga standar kain Batik Nusantara biasanya perlu menawar terlebih dahulu, apakah pedagangnya kelihatan memberikan fasilitas diskon atau penawaran harga khusus atau tidak.
  4. Motih Batik Dayak yang dijual di kota Pontianak berbeda dengan motif yang dikirim ke luar daerah, di sini umumnya menggunakan simbol – simbol suci, seperti perisai kayu dan burung Rangkong dengan paruh yang lancip dan melengkung. Menurut penjual batik yang bisa dijumpai di toko – toko batik atau butik mewah, yang cukup laris diburu konsumen adalah warna merah tua, kuning muda, pink, dan hijau adalah warna-warna batik populer.
  5. Saat ini sudah ada beberapa produsen Batik Tradisional Kalimantanmengeluarkan koleksi motif terbaru dengan menonjolkan warna dasar merah pada kaki kain yang berfungsi memperindah busana anda. Kami ambilkan contoh produksi kain batik Pontianak dari rumah produksi Degranasda Kalbar menggunakan bahan dasar kain semi sutera dengan harga 8000 rupiah per meter. Pilihan   lain  adalah : produksi – (non)  bahan  semi  sutera  seharga     Rp. 45.000,- per meter. Kain dengan dasar ungu produksi – (non) bahan katun dibandrol dengan harga Rp. 50.000,-. Dasar kain putih dengan Motif Perisai serta Burung Enggang khas Kalimantan, merupakan produksi Swyta Batik bahan katun seharga Rp. 100.000/meter. Dasar cokelat dengan Motif Burung Enggang khas Kalimantan dari bahan semi sutera produksi Degranasda Kalbar seharga 80.000 rupiah per meter. Dan yang terakhir adalah kain batik dengan dasar merah produksi non bahan katun seharga 50.000 rupiah / meter.
Source Berburu Batik Khas Dayak di Pontianak Batik
Comments
Loading...