Belajar Batik di Kampoeng Wisata Batik Pesindon, Kota Pekalongan

0 17

Belajar Batik di Kampoeng Wisata Batik Pesindon, Kota Pekalongan

Kampoeng Wisata Batik Pesindon, sebuah kampung batik yang terletak di Jalan Hayam Wuruk, kota Pekalongan. Terletak diseberang pasar Anyar. Di kampung batik ini terdapat puluhan galeri batik. Umumnya galeri berbentuk rumah yang kemudian disulap menjadi menjadi sebuah galeri atau butik. Galeri atau butik-butik tersebut memajang berbagai hasil karya dengan bahan kain batik.

Tidak hanya kain batik, galeri ini juga menjual pakaian batik untuk pria maupun wanita, sperai bermotif batik, dompet, dan gantungan kunci yang bermotif batik. Biasanya hasil karya yang dipajang di galeri atau butik berupa batik tulis dan batik cap. Hasil karya batik dari kampung Batik Pesindon sudah terkenal dan sudah dijual ke berbagai daerah di Indonesia. Selain galeri, di kampung Pesidon ini pengunjung juga bisa melihat proses pembuatan batik. Mulai dari proses pembuatan pola atau motif hingga proses pelepasan seluruh malam (lilin) dari kain batik.

Setelah menyusuri jalanan kampung, ada sebuah galeri atau butik batik. Galeri itu bernama Larissa. Milik seorang pengusaha batik asli Pekalongan, Bapak Eddy. Nama Larissa sendiri diambil dari salah satu nama putri beliau. Beliau bercerita banyak tentang batik di Pekalongan. Mulai dari motif batik yang ada, hingga perkembangan batik saat ini. Selain itu, beliau juga bercerita tentang proses merintis usaha batiknya mulai dari nol hingga besar seperti sekarang ini. Di galeri ini dipenuhi dengan hasil karya dari kain batik. Banyak pengunjung yang mengunjungi galeri ini. Suasana yang nyaman menjadikan galeri ini layak untuk dikunjungi. Dan tentu saja, hasil karya motif dan corak kain batik tetap menjadi prioritas yang tidak boleh dilewatkan begitu saja. Setelah sesi tanya jawab, kita diajak untuk melihat proses pembuatan batik. Baik batik tulis maupun batik cap.

Ditempat yang tidak terlalu luas, banyak ibu-ibu yang sedang duduk disebuah bangku kecil. Sambil memegang canting dan kain batik yang berada dipangkuaanya. Itulah para wanita yang sedang mengerjakan proses batik tulis. Para pria mengerjakan proses pewarnaan dan pencelupan kain batik. Selain itu, ada yang sedang melakukan proses pengecapan pola batik.

Sepertinya terlihat mudah, namun proses pengecapan juga membutuhkan ketelitian. Terutama untuk ketebalan warna dan kesamaan pola. Disamping tempat proses pembuatan, ada ruangan yang khusus menyimpan alat cap pola batik. Terdapat puluhan alat cap datik dengan berbagai pola. Alat cap terbuat dari tembaga. Tembaga memiliki kualitas yang bagus dibanding bahan lainnya. Bahkan untuk membuat kedetailan disetiap polanya.

Proses panjang untuk menghasilkan secarik kain batik tulis. Butuh 3-4 minggu untuk semua proses pembuatannya. Sebuah waktu yang tidak sebentar dan proses yang sangat panjang. Jadi penggemar batik akan paham kenapa secarik kain batik tulis harganya cukup mahal. Karena proses pembuatan yang lama dan kulitas yang lebih baik daripada jenis batik yang lainnya. Hal itu juga sebagai bentuk apresiasi terhadap sebuah karya seni, khususnya karya seni batik tulis.

Source http://www.masvay.com/ http://www.masvay.com/2015/05/belajar-batik-di-kampoeng-wisata-batik.html
Comments
Loading...