Bekasi dan 4 Daerah Penghasil Batik “Anti-mainstream”

0 107

Bekasi dan 4 Daerah Penghasil Batik “Anti-mainstream”

Batik memang sudah menjadi identitas Indonesia. Eksistensi batik bisa dilihat di banyak daerah, baik Jawa maupun pulau-pulau di luar Jawa. Beberapa daerah yang terkenal oleh batiknya adalah Yogyakarta, Solo, Pekalongan, dan Cirebon. Meski begitu, kini hampir tiap daerah di Indonesia punya batik sendiri sebagai identitas. Berikut beberapa kota anti-mainstream yang memproduksi batik.

1. Tanjung Pinang, Kepulauan Riau

Ternyata gonggong tak hanya menjadi makanan khas daerah Tanjung Pinang. Batik khas daerah tersebut pun memiliki motif gonggong. Batik ini sangat eksklusif, hanya dipasarkan di satu toko bernama Batik Gonggong. Toko kecil tersebut terletak di Jalan RH Fisabililah KM 8 Atas, Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau.  Di toko tersebut, ada lebih dari 35 lvariasi motif batik gonggong. Ada motif gonggong julur kacang, gonggong beriring, kuntum kemuning, awan larat kuntum gonggong, ketam atau kepiting, hingga pucuk rebung. Warna yang dipilih untuk kain kebanyakan warna-warna terang, seperti kuning, ungu, merah, dan biru langit. 

2. Raja Ampat, Papua Barat

Raja Ampat memiliki seni lukis di kain yang dikerjakan dalam bentuk batik. Kawasan yang terkenal dengan keindahan bahari ini menuangkan “lukisan laut” ke dalam kain. Alhasil, corak bahari pun mendominasi di berbagai motifnya. Seperti corak ikan, penyu, manta, terumbu karang, rumput laut, dan yang lainnya. Pusat produksi batik khas Raja Ampat ini berada di pabrik mini di Gedung Wanita. Perajin berada dalam binaan PKK Pemerintah Kabupaten Raja Ampat. Untuk membelinya, Anda bisa datang lagsung ke sini.

3. Bekasi, Jawa Barat

Jangan salah, kota yang sering di-bully ini punya batik andalan. Bahkan batik Bekasi sudah langganan dipromosikan ke negara-negara luar oleh pemerintah kotanya. Batik bekasi memiliki motif dengan 11 pakem yang diambil dari kearifan lokal. Hal inilah yang bisa membedakan dengan batik-batik dari daerah lain. Ke-11 pakem tersebut adalah pakem Kecapi, Golok, Rumah Adat, Bambu Kuning, Tarian Betawi, Enceng Gondok, Tugu, Lele, Dunian, Gabus, Teratai. Batik bekasi juga sudah memiliki hak merek dari HAKI sejak tahun 2014 bertepatan dengan HUT ke-17 Kota Bekasi.

4. Bogor, Jawa Barat

Tahun 2009 adalah kelahiran resmi batik khas Bogor yang dipelopori oleh rumah Batik Bogor Tradisiku. Selain menjadi pakaian resmi para Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Bogor, kini batik kreasi pria kelahiran Yogyakarta tersebut kian mendunia. Batik in pernah mewakili Indonesia untuk pameran di Tokyo, tepatnya pada sebuah fashion show di Fukuoka. Batik Bogor Tradisiku juga pernah menjalin kerja sama dengan berbagai industri fashion Jepang selama satu tahun. Kini terdapat lebih dari 90 motif batik Bogor yang telah diproduksi. Berbagai motif tersebut bercorak segala sesuatu yang identik dengan Bogor. Seperti kijang, kujang, talas, prasasti batu tulis, hujan, Istana Bogor, hingga bunga bangkai. Salah satu yang menyediakan batik khas Bogor ialah gerai Batik Bogor Tradisiku di Jalan Jalak No 2, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor.

5. Jambi
Jambi tenyata memiliki batik yang tak kalah populer. Salah satu toko yang menyediakannya mengaku kerap diminta istana kepresidenan untuk membuat 70 lembar kain batik yang akan digunakan sebagai cinderamata kunjungan Presiden ke Korea Selatan pada 2016 lalu. Ialah Rumah Batik Azmiah, salah satu produsen lokal batik Jambi yang masih eksis selama lebih dari 30 tahun. Gerainya terletak di Kelurahan Olak Kemang, Kecamatan Danau Teluk, Jambi. Warna klasik dan corak yang unik menjadi daya tarik produksi batik yang khas di sini. Beberapa motif yang diproduksi batik Jambi antara lain kapal sanggat, tampuk manggis, bungo keladi, serta merak ngeram.

Source https://travel.kompas.com/r https://travel.kompas.com/read/2017/10/02/223000627/bekasi-dan-4-daerah-penghasil-batik-anti-mainstream-
Comments
Loading...