Beberapa Bahan Pewarna Alami Kain Batik dari Tumbuhan

0 37

Beberapa Bahan Pewarna Alami Kain Batik dari Tumbuhan

Batik merupakan salah satu budaya khas Indonesia yang sudah sejak jaman dahulu. Dan mereka membuatnya dengan kreativitas yang mungkin sekarang akan sulit dibayangkan. Karena dengan peralatan dan bahan yang masih tradisional, mereka sanggup membuat sebuah karya yang sangat indah.

Pada umumnya, dalam pembuatan batik. Dahulu kala nenek moyang kita masih menggunakan bahan pewarna alami untuk batik yang mereka hasilkan tanpa menggunakan bahan pewarna sintesis seperti yang banyak digunakan di masa sekarang.

Bahan pewarna alami ini juga tidak bisa disandingkan dengan pewarna sintesis. Baik itu dari sisi kualitas maupun sisi naturalnya. Karena bahan pewarna alami sangat ramah lingkungan. Dan hal inilah yang membuat motif batik Indonesia sangat terkenal di dunia Internasional.

Apa saja sih yang menjadi bahan-bahan alami tersebut. Nah, berikut ini adalah macam-macam bahan pewarna alami batik yang perlu kita ketahui diantaranya adalah :

Bahan Pewarna Alami Batik dari Kulit Buah Manggis

 

Buah Manggis, merupakan salah satu buah yang paling dicari karena memiliki daging buah yang enak dan sangat segar. Kulit dari buah manggis juga bermanfaat sebagai obat tradisional. Selain itu, kulit buah manggis juga ternyata dapat dimanfaatkan sebagai bahan pewarna alami kain batik.

Kulit buah Manggis dapat menghasilkan warna merah keunguan, merah, dan juga biru. Cara untuk membuatnya adalah dengan menumbuk kulit buah manggis hingga halus. Lalu rendam dengan larutan etanol (salah satu jenis alcohol). Setelah itu dikeringkan sebelum siap untuk dijadikan sebagai bahan pewarna alami kain batik.

Bahan Pewarna Alami Batik dari Daun Jambu Biji

Jambu biji, salah satu tanaman yang paling sering berada di sekitar kita. Jambu biji biasanya sering dimanfaatkan untuk mendukung kesehatan kita baik buahnya maupun daunnya. Tetapi, daun jambu biji juga dapat dimanfaatkan sebagai bahan pewarna alami kain batik.

Daun jambu biji mempunyai kandungan senyawa yang sangat diserap oleh kain, dan biasanya digunakan untuk menghasilkan warna kuning sampai warna kecoklatan pada kain. Itulah kenapa daun jambu biji menjadi salah satu bahan alami batik.

Cara membuatnya adalah dengan menumbuk dahulu daun jambu biji sampai halus dan lembut. Lalu campurkan dengan larutan etanol. Setelah itu lakukan pemisahan senyawa untuk zat warna sehingga nantinya akan menghasilkan sebuah pasta untuk pewarna alami kain batik.

Bahan Pewarna Alami Batik dari Daun Indigo

Pohon Indigo, biasanya kita mengenal pohon ini dengan nama Pohon Tarum atau Nila. Dari tanaman ini dapat memanfaatkan daunnya sebagai bahan pewarna alami batik untuk menghasilkan warna biru. Zat yang dihasilkan dari daun ini adalah sangat kuat dan juga tidak mudah pudar daripada jenis pewarna alami lainnya.

Ini disebabkan zat pewarna yang dihasilkan mempunyai keunggulan dimana jika terkena atau berbaur dengan oksigen. Zat ini akan mengikat dengan sangat kuat pada kain batik.

Sebagai bukti adalah adanya salah satu kain batik yang warnanya menggunakan bahan ini. Yang tersimpan di salah satu museum di Inggris yang sudah berusia 100 tahun lamanya. Dan sampai sekarang warna dari kain batik tersebut tidak pudar.

Bahan Pewarna Alami Batik dari Kunyit

Bahan pewarna alami kain batik selanjutnya adalah kunyit. Salah satu jenis rempah-rempah Indonesia yang paling sering kita temui di dapur kita. Kunyit juga dapat dimanfaatkan sebagai bahan alami untuk kain batik.

Untuk menghasilkannya ada dua cara yang dapat digunakan dengan menghasilkan warna berbeda. Yaitu jika kunyit dicampur dengan buah jarak dan jeruk, akan dihasilkan pewarna alami berwarna hijau tua. Dan jika dicampurkan dengan tarum atau indigo, kunyit akan menghasilkan warna hijau muda.

Bahan Pewarna Alami Batik dari Biji Kesumba

Bahan alami terakhir untuk kain batik adalah biji Kesumba. Biji Kesumba biasanya dimanfaatkan sebagai bahan pewarna makanan seperti margarine, keju, minyak salad, dan ikan. Tetapi akhir-akhir ini biji kesumba sudah bisa dimanfaatkan juga sebagai bahan pewarna alami untuk kain dan tekstil. Dari biji kesumba ini dapat dihasilkan warna merah oranye untuk pewarna alami kain batik.

 

Source https://obatrindu.com/ https://obatrindu.com/bahan-pewarna-alami-batik/
Comments
Loading...