Batik Yogyakarta : Motif Semen Sido Asih, Kehidupan

0 83

Batik Yogyakarta motif semen dimaknai sebagai penggambaran dari sebuah “kehidupan yang bersemi” yaitu suatu kehidupan yang menggambarkan kemakmuran dan perkembangan yang kearah lebih baik dalam konteks positif. Ornamen pokok pada motif-motif semen memiliki beberapa jenis yaitu:

  • Yang pertama adalah ornamen yang berkaitan dengan daratan, contoh: flora aka tumbuh-tumbuhan atau fauna yang berkaki empat.
  • Kedua yaitu ornamen yang berkaitan dengan udara, Contoh: fauna seperti burung garuda, dan awan mega mendung.
  • Sedangkan yang ketiga adalah ornamen yang berkaitan dengan lautan atau air, seperti hewan ikan, ular, dan katak. Jenis ornamen tersebut kemungkinan besar memiliki keterkaitan dengan pemahaman Triloka atau Tribawono. Pemahaman tersebut merupakan suatu ajaran tentang adanya 3 dunia, yaitu; dunia langit yang ditempati para dewa dan yang suci, selanjutnya dunia tengah yang merupakan tempat tinggal manusia menjalani kehidupan, serta dunia bawah yang merupakan tempat para manusia yang memilih jalan hidup yang dipenuhi angkara murka.

Selain makna tersebut kain Batik Yogyakarta dengan motif semen Rama (jawa: Semen Romo) sendiri seringkali dikaitkan dengan cerita rakyat Ramayana yang sarat dengan ajaran Hindu yaitu Hastha Brata atau ajaran keutamaan melalui delapan jalan. Ajaran tersebut merupakan wejangan atau nasehat utama dari Romowijoyo kepada Wibisono ketika dinobatkan menjadi raja Alengka diraja. Kesimpulannya yaitu bahwa motif “Semen Romo” ajaran.

Source batik-tulis.com batik-tulis.com/blog/batik-yogyakarta
Comments
Loading...