Batik Yogyakarta : Detail Ornamen Parang Rusak Barong

0 33

Parang Rusak Barong
Motif diambil dari : Kain panjang untuk raja
Asal daerah : Keraton Yogyakarta, DIY Yogyakarta
Waktu pembuatan kain : Awal abad 16
Peruntukan : Pemimpin, untuk kebijaksanaan, kekuasaan, kekuatan, dan pengendalian diri

Detail ornament Motif Parang Rusak Barong. Penjelasan ornamen :
A = ornamen ombak.
B = ornamen blumbangan atau mlinjon.
C = ornamen kepala barong.
D = ornamen tubuh barong.
E = ornamen sayap barong.
E = ornamen Uceng (ornamen Lidah api).
F = ornamen Tuding.

Parang rusak barong, diciptakan oleh Sultan Agung Hanyakrakusuma ketika bertapa di sepanjang jajaran pegunungan pesisir selatan Pulau Jawa yang tampak seperti pereng (tebing) berbaris, tempat itu dinamai ‘Parang’. Di salah satu tempat tersebut ada bagian yang rusak, sehingga diberi nama ‘Parang Rusak’. Kata ‘Barong’ berarti sesuatu yang besar sebagai roh pelindung dan lambang kebaikan. Motif parang rusak barong ini merupakan induk dari semua motif parang.

Source thebatikwebsite.wordpress.com thebatikwebsite.wordpress.com/motif-batik-larangan/parang-rusak-barong-motif
Comments
Loading...