Batik Vorstenlanden dan Batik Keraton

0 64

Batik Vorstenlanden dan Batik Keraton

Sulit sekali untuk mengingkari bahwa puncak kemegahan seni batik Nusantara adalah pada batik yang dikembangkan di Kesultanan Surakarta (Surakarto Hadiningrat) yang kemudian akan sering disebut dengan Solo dan Yogyakarta (Ngayogyakarto Hadiningrat) yang kemudian akan sering disebut Yogya. Batik Solo dan Yogya dikenal sebagai batik yang dalam istilah bahasa Belanda juga disebut dengan “Vorstenlanden”. Secara harafiah istilah ini bearti “wilayah-wilayah kerajaan”, yaitu Kesultana Surakarta dan Yogyakarta. Kedua daerah ini merupakan wilayah kekuasaan empat kerajaan (“Catur Sagatra”) yang menjadi penurus dinasti Mataram.

Dilihat secara geografis, batik di luar kawasan Vorstenlanden disebut Batik Pesisiran, yaitu batik yang dihasilkan di luar kawasan Solo dan Yogyakarta. Apabila dibandingkan denan batik daerah pesisir, warna yang digunakan pada Batik Solo dan Yogya terasa statis karena unsur waarnanya sangat terbatas. Umumnya warna yang digunakan hanya untuk melambangkan warna tanah, yaitu coklat, krem, putih, serta warna hityam dan biru.

Warna-warna itu banyak mengacu pada simbolis warna yang bias menimbulkan sensasi berbagai rasa baik bagi pemakainya sendiri maupun yang melihatnya. Warna dominan kain Batik Klasik Jawa ini pada awalnya dapat ditemukan.

Source http://pabrikbatik.com/ http://pabrikbatik.com/2017/02/03/batik-vorstenlanden-dan-batik-keraton/
Comments
Loading...