Batik Utpala

0 188

Batik Utpala

Bahan yang digunakan dalam pembuatan Batik Motif Utpala adalah kain primisima. Bahan pewarna yang digunakan adalah zat remasol. Teknik pewarnaan menggunakan smok kenyuk. Kain primisima memiliki sifat bahan yang dapat bertahan dengan suhu panas pada proses pelorodan, dapat menyerap warna, sehingga kain ini dapat melalui proses membatik dengan baik. Dalam proses pembuatan karya ini menggunakan teknik batik tulis dan teknik pewarnaan smok.

Adapun tahapan-tahapan yang harus dilakukan dalam pembuatan karya ini, seperti pembuatan desain, mewarna, memola atau menjiplak, mencanting, melunturkan dan melorod. Teknik pewarnaan pertama adalah teknik smok kenyuk dengan menggunakan larutan warna remasol kuning FG, hitam B, biru RSP, dan oranye 3R. Sebelum warna dikunci menggunakan larutan waterglass, kain terlebih dahulu dijemur dan ditaburi soda abu secara merata. Kemudian ditutup malam sesuai dengan pola menggunakan canting. Selanjutya kain dilunturkan menggunakan larutan zat sulfurit H2SO4 dan larutan soda abu. Setelah itu kain diwarna menggunakan teknik smok celup dengan larutan remasol warna biru RSP. Setelah proses pewarnaan selesai, kain disetrika agar rapi.

Batik ini dibuat dengan pengulangan motif yang secara merata memenuhi kain dengan dikombinasikan sulur-sulur dedaunan yang menyerong. Batik Utpala mempunyai arti teratai biru. Sesuai dengan warna biru pada kain yang menyimbolkan kedamaian. Pada motif bunga teratai berwarna kuning kecoklatan melambangkan kebahagiaan. Teratai adalah bunga yang mempunyai makna kemurnian dan kemuliaan, sebagaimana ia mekar dan tumbuh dengan cantik dan menebarkan keharuman tanpa tercemar endapanendapan lumpur dimana ia tumbuh. Makna dari batik motif Utpala tersebut diharapkan si pemakai mempunyai pribadi yang selalu menebarkan kebaikan agar memberi kedamaian pada sekitar.

Source http://eprints.uny.ac.id/45916/1/Lap.TAKS%20full.pdf
Comments
Loading...