Batik Tulis Sekar Putat Purwodadi Grobogan

0 71

Batik Tulis Sekar Putat Purwodadi Grobogan

Di Kabupaten Grobogan tepatnya di desa Putat terdapat tiga tempat pembuatan batik tulis, yakni Batik Tulis Arumsari, Batik Tulis Sekar, dan Batik Tulis Lestari. Batik Tulis Sekar ini  merupakan batik tulis yang berdiri pertama di Putat, tepatnya pada tanggal 27 Oktober 2010. Awal mula berdirinya Batik Tulis Sekar ini karena adanya Program dari Dinas Perindustrian Perdagangan Pertambangan dan Energi Kabupaten Grobogan  selama satu minggu yang memberikan pelatihan kepada warga Putat. Kemudian mendapatkan dana dari Kabupaten sebesar Rp. 11 juta untuk mengembangkan batik tersebut. Namun, ditengah praktik pembuatannya hasil batik yang diperoleh tidak sesuai dengan yang diharapkan, bisa dibilang mengalami produk gagal. Disinilah batik Sekar mengalami keadaan yang cukup sulit. Hingga sampai 7 bulan lamanya pegawai tidak mendapatkan gaji.

Berkat kegigihan dan kerja keras anggota, Batik Sekar kini telah menuai hasil yang memuaskan. Pemasarannya pun kini sampai ke luar negeri, yaitu Amerika. Ini berkat jasa salah satu guru SMA Negeri 1 Purwodadi yang telah membawa Batik Tulis Sekar ke luar negeri. Sedangkan pemasaran lokal, Batik Sekar dipakai oleh pegawai negeri khususnya yang ada di Grobogan, yaitu dipakai untuk berdinas setiap hari kamis dan hari sabtu. Perancang Batik Tulis Sekar  ini adalah Bapak Agus. Beliau yang membuat desain motif-motif batik Sekar  yang begitu indah. Motif-motif yang ada antara lain Motif Jagung, Padi, Bambu, Tebu, Burung Pola Tumpal Jati, Motif Api Abadi Mrapen, Motif Bledug Kuwu, Motif Cabe Kawung, dan lain-lain. Itu semua diambil dari kebudayaan yang ada di Kabupaten Grobogan. Untuk perpaduan warna dan motif, disesuaikan dengan pesanan.

Proses pembuatan batik ini diawali dengan membuat pola gambar di kertas berwarna putih, kemudian pola tersebut dijiplak di atas kain yang berwarna putih pula. Setelah pembuatan pola selesai, kemudian dilanjutkan proses mencanting, yaitu mengoleskan bahan dari lilin (malam) yang dipanaskan pada pola yang telah digambar di atas selembar kain. Setelah itu dilanjutkan proses pewarnaan atau memberikan warna dasar pada batik, yaitu dengan menggunakan remasol. Setelah pewarnaan selesai, ditunggu hingga kering, dan proses selanjutnya yaitu water glass atau kunci warna, proses ini dilakukan selama 6 jam dengan tujuan agar warna yang dihasilkan bisa tahan lama.

Dalam proses ini batik yang telah dibuat tidak boleh terkena air, keringat, atau benda cair lainnya. Karena dapat merusak warna dan menimbulkan bercak-bercak pada batik tersebut. Setelah kering, batik dicuci dan di rebus dalam dandang besar sampai lilin (malam) yang menempel pada kain tersebut hilang. Kemudian dibilas, lalu dijemur sampai kering. Setelah kering disetrika, dan yang terakhir adalah proses pengemasan. Dalam pembuatan Batik Sekar  menggunakan kain yang berukuran 2 meter. Dan Arumsari menyediakan pula dua kualitas kain yang berbeda. Tentunya sesuai dengan permintaan pemesan. Kualitas pertama yaitu kain Primis, harga batiknya berkisar dari  Rp. 130.000 sampai Rp 150.000. Sedangkan batik yang menggunakan kain Prima atau kain kualitas kedua harganya adalah Rp. 110.000. Semakin sulit motif semakin mahal pula harganya. Motif yang menjadi ciri khas batik Sekar adalah Motif Jagung dan Motif Padi.

Source http://arsi12.abatasa.co.id/ http://arsi12.abatasa.co.id/post/detail/29499/batik-tulis-sekar--putat-purwodadi-grobogan
Comments
Loading...