Batik Tulis Sarjuni Tradisional Motif Sidoasih

0 211

Batik Tulis Sarjuni Tradisional Motif Sidoasih

Bentuk motif tradisional adalah motif yang penyusunannya terikat oleh ikatan tertentu, baik dalam motif utama maupun isen-isennya. Bentuk tradisional merupakan seni hias yang dalam teknik maupun pengungkapannya dilaksanakan menurut peraturan, norma, dan pola yang telah digariskan lebih dahulu dan menjadi kesepakatan bersama serta telah diwariskan secara turun-temurun.

Contoh ornamen tradisional dengan motif geometris, ialah ornamen yang diterapkan pada motif kain seperti: motif kawung, parang rusak, dan truntum. Motif merupakan jenis bentuk yang dipakai sebagai titik tolak atau gagasan awal dalam pembuatan ornamen, yang berfungsi untuk menunjukkan perhatian, mengenali, dan memberikan kesan perasaan.

Salah satu motif batik yang dibuat oleh Batik Tulis Sarjuni adalah Motif Sidoasih. Motif Sidoasih, kata sidoasih berasal dari kata sido dan asih. sido berarti terus menerus dan asih berarti kasih sayang. Jadi, Motif Sidoasih berati agar hidup berumah tangga selalu penuh dengan kasih sayang. Motif ini biasaya dipakai pengantin sebagai simbol doa dan harapan. Warna yang digunakan warna alam dan sintetis, yaitu dominan warna coklat.

Source http://eprints.uny.ac.id/27622/1/Nita%20Wulandari%2C%2007207241009.pdf
Comments
Loading...