Batik Tulis Sarjuni Tradisional Motif Purbo Negoro

0 515

Batik Tulis Sarjuni Tradisional Motif Purbo Negoro

Bentuk motif tradisional adalah motif yang penyusunannya terikat oleh ikatan tertentu, baik dalam motif utama maupun isen-isennya. Motif merupakan jenis bentuk yang dipakai sebagai titik tolak atau gagasan awal dalam pembuatan ornamen, yang berfungsi untuk menunjukkan perhatian, mengenali, dan memberikan kesan perasaan. Contoh ornamen tradisional dengan motif geometris, ialah ornamen yang diterapkan pada motif kain seperti: motif kawung, parang rusak, dan truntum

Batik motif tradisional mempunyai bentuk dan gaya figuratif dengan corak stilisasi dari flora, fauna dan manusia, mempunyai konsep sederhana, tata letak menyeluruh ke semua bidang kerja, corak umumnya bersifat simbolik spiritual, serta corak dibuat dalam lingkup fungsi-fungsi adati. Kemudian batik tradisional menampilkan produkproduk tradisional sebagai karya yang spesifik baik dari segi estetik, maupun fungsi.

Salah satu motif batik yang dibuat oleh Batik Tulis Sarjuni adalah Motif Purbo Negoro. Motif Purbo Negoro, merupakan motif batik tulis yang biasa digunakan untuk kaum bangsawan.

Source http://eprints.uny.ac.id/27622/1/Nita%20Wulandari%2C%2007207241009.pdf
Comments
Loading...