Batik Tulis Sarjuni Motif Delima

0 145

Batik Tulis Sarjuni Motif Delima

Bentuk modern adalah motif yang terbentuk karena adanya kebebasan dalam menentukan motif dan ornamen. Motif modern dapat dikelompokkan menjadi tiga jenis yaitu: gaya abstrak dinamis yaitu menonjolkan kebebasan dalam komposisi warna yang bebas dan dinamis; gaya gabungan yaitu mengambil ornamen batik tradisional yang digabungkan menjadi satu dengan motif baru sehingga terbentuk rangkaian yang indah; dan yang terakhir gaya lukisan yaitu mengambil motif bebas dan diberi isen-isen yang diatur rapi sehingga menimbulkan hasil yang indah.

Motif Delima, merupakan motif pengembangan. Perajin terinspirasi pohon delima karena banyak diminati pelanggan. Motif ini diwarna dengan menggunakan pewarna alam dan sintetis. Motif delima merupakan hasil stilisasi dari tumbuhan buah delima. Motif ini dikembangkan pada tahun 2006, dan sampai saat ini pun masih diproduksi. Motif ini hasil stilisasi buah, daun dan batang dari tumbuhan tersebut.

Buah delima dengan bentuk aslinya yaitu bulat, kemudian diwujudkan kedalam motif batik yaitu bentuk lingkaran dan diberi isen titik-titik yang menggambarkan isi dari buah delima tersebut. Pohon buah delima yang bercabang-cabang diwujudkan dengan bentuk sulur-sulur yang diberi daun dengan isen garis-garis. Warna yang digunakan menggunakan warna alam pada warna hijau dan warna sintetis pada warna hitam. Motif ini diproduksi oleh unit produksi Batik Tulis Sarjuni.

Source http://eprints.uny.ac.id/27622/1/Nita%20Wulandari%2C%2007207241009.pdf
Comments
Loading...