Batik Tulis Sarjuni Motif Bunga Ketela

0 151

Batik Tulis Sarjuni Motif Bunga Ketela

Motif modern dapat dikelompokkan menjadi tiga jenis yaitu: gaya abstrak dinamis yaitu menonjolkan kebebasan dalam komposisi warna yang bebas dan dinamis; gaya gabungan yaitu mengambil ornamen batik tradisional yang digabungkan menjadi satu dengan motif baru sehingga terbentuk rangkaian yang indah; dan yang terakhir gaya lukisan yaitu mengambil motif bebas dan diberi isen-isen yang diatur rapi sehingga menimbulkan hasil yang indah. Ornamen modern merupakan seni yang bersifat kreatif, tidak terbatas pada objek-objek tertentu, waktu dan tempat, melainkan ditentukan oleh sikap batin penciptanya. Terlepas ikatan-ikatan tradisi merupakan nafas baru dalam dunia imajinasi yang mendorong daya kreatifitas dan mengajak seseorang ke suatu pemikiran baru. Salah satu motif batik yang dibuat adalah Motif Bunga Ketela.

Motif Bunga Ketela, selain sebagai perajin penduduk Dusun Pajimatan bermata pencaharian sebagai petani. Ketika musim kemarau banyak petani menanam pohon ketela. Hal tersebut diwujudkan dalam motif batik tulis, yaitu Motif Bunga Ketela. Motif Bunga Ketela merupakan hasil stilisasi dari tumbuhan ketela pohon yang tumbuh di sekitar rumah penduduk. Selain itu, ketela pohon juga banyak dijumpai di pinggiran jalan menuju makam raja-raja.

 

Motif ini dikembangkan pada tahun 2008, dan sampai saai ini pun masih diproduksi. Motif ini hasil stilisasi bunga dari tumbuhan tersebut. bunga ketela yang memiliki mahkota sejumlah enam buah diwujudkan kedalam motif batik juga berjumlah enam buah. Masing-masing dari mahkota tersebut diberi isen berupa garis-garis. Motif bunga tersebut disusun secara acak sesuai dengan keinginan penciptanya. Warna yang digunakan warna alam pada bagian warna hijau dan warna sintetis pada bagian warna hitam. Motif ini diproduksi oleh unit produksi Batik Tulis Sarjuni.

Source http://eprints.uny.ac.id/27622/1/Nita%20Wulandari%2C%2007207241009.pdf
Comments
Loading...