Batik Tulis Meru Betiri

0 14

Batik Tulis Meru Betiri

Para perempuan Desa Wonosari, Kecamatan Tempurejo, Kabupaten Jember, Jawa Timur memproduksi 13 motif batik tulis khas Meru Betiri. Desa tersebut merupakan desa penyangga Taman Nasional Meru Betiri. Batik tulis ini merupakan bagian dari sub program Mitigasi Bencana Berbasis Lahan yang diselenggarakan Universitas Jember dengan dukungan Indonesia Climate Change Trust Fund (ICCTF), Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Badan Perencanaan Pembangunan Nasional, dan USAID.

Motif-motif tersebut didesain Kehati Meru Betiri, kelompok pembatik yang pembentukannya difasilitasi para peneliti Universitas Jember. Kelompok ini beranggotakan 46 anggota dan telah mendapatkan pelatihan membatik selama 14 hari oleh Soediono dari sanggar batik Godhong Mbako, Jember.

Supmini Wardhani merupakan salah satu desainer kelompok. 13 motif batik bersumber dari kekayaan flora TNMB, seperti motif bunga raflesia, cabe jawa, dan blarak atau daun kelapa. Sementara motif elang Jawa, sisik trenggiling, dan macan tutul mengambil dari fauna yang menghuni TNMB. Ada juga motif perpaduan antara flora dengan fauna, yakni tawon raflesia.

Motif batik tersebut mengangkat potensi taman nasional. TNMB berencana mengembangkan program wana wisata dengan objek flora dan fauna, pantaim hingga air terjun. Dengan adanya produk batik khas Meru Betiri, harapan kamipara wisatawan bakal lebih tertarik untuk datang. Apalagi Desa Wonoasri ini adalah gerbang menuju TNMB. Khairunnisa mengusulkan agar para pembatik memperhatikan detail motif flora dan fauna penghuni TNMB.

Comments
Loading...