Batik Tulis Kontemporer

0 231

Batik tulis kontemporer kualitas premium sekarang ini banyak diminati dan dikembangkan untuk membidik pasar eksklusif kelas atas. Kreasi batik juga dituangkan pada berbagai bahan serat alam, bukan hanya katun atau sutra. Itulah kreasi batik tulis kontemporer yang lebih punya warna-warni dan variasi corak motif. Kehadiran batik tulis kontemporer tentunya erat kaitannya dengan ‘kebangkitan’ era batik. Apresiasi masyarakat umum terhadap batik tak perlu diragukan. Kebutuhan akan batik pun kini kian berkembang, sejak pengakuan UNESCO akan batik sebagai world heritage dari Indonesia. Bila dahulu batik hanya sebatas digunakan dalam beberapa macam pakaian adat/ daerah seperti berupa kain panjang, sarung, kemben, selendang dan dodot, namun sekarang ini batik sudah menjadi bagian dari gaya hidup dan busana sehari-hari.

Kebangkitan pada pembuatan batik-batik tulis berkualitas premium memang tak terlepas dari dorongan para pecinta dan kolektor batik. Dwita Herman misalnya, ia kerap blusukan ke sentra-sentra batik di beberapa wilayah di Jawa, demi tujuannya untuk membuat batik-batik tulis dengan pengembangan desain baru. Adanya pengembangan dan perubahan desain batik disertai pewarnaan dengan nuansa warna kontemporer, maka batik-batik tulis yang tercipta pun mempunya ‘wajah baru’.

Wajah baru batik tulis memang kemudian lebih popular disebut batik kontemporer. Proses pembuatannya tetap menggunakan proses tradisional batik Jawa dan Bali. Yakni, menggunakan lilin untuk pembuatan motif dan perintang warna, kemudian pencelupan untuk memberi warna, dan lorot (pelunturan lilin dari atas kain). Hanya saja, ragam corak batik tulis kontemporer lebih memperlihatkan eksplorasi dan komplasi dari inspirasi motif-motif tradisional, sehingga terciptalah motif-motif baru yang lebih variatif.

Salah satu seniman batik yang mengolah ragam motif batik kontemporer adalah Benny Adrianto. Benny sengaja mengusung kompilasi rancangan yang berbasis klasik tradisional menjadi lebih kontemporer.

Source Batik Tulis Kontemporer Batik
Comments
Loading...