Batik Temanggung Motif Kopi

0 254

Batik Temanggung Motif Kopi

Batik Kopi mengalami perubahan desain namun masih masih jelas terlihat secara keseluruhan mengarah keatas dari bagian pinggiran motif batik. Susunan ornamen kopi setelah dikembangkan dibuat lebih renggang dan sedikit berjauhan. Dalam pengembangannya bentuk ujung setiap biji pada ornamen kopi menjadi lebih runcing dan sedikit meliuk. Penambahan batang pada bagian pangkal daun berupa ornamen ukel juga menambah variasi pada motif kopi.

Bentuk daun setelah dikembangkan menjadi ornamen dengan bentuk yang lebih besar dan lebih meliuk-liuk. Terdapat pula ornamen daun yang menyerupai ornamen ukel pada bagian ujung daunnya. Ukuran yang lebih besar dibandingkan dengan ornamen daun sebelumnya memungkinkan motif batik secara keseluruhan memiliki pusat perhatian atau center of interest.

Ornamen tambahan atau disebut juga ornamen pengisi bidang pada motif batik sesudah mengalami pengembangan berupa daun dengan stilasi membentuk ornamen ukel dan motif daun dengan bentuk yang lebih sederhana dan dibuat meliuk. Ornamen tambahan setelah dikembangkan dibuat lebih sederhana dan penempatan ornamen tampak menyatu dengan ornamen utama yaitu biji kopi.

Isen-isen pada motif ornamen biji kopi setelah dikembangkan dibuat dengan mengkombinasi tiga jenis isen-isen dalam satu ornamen kopi diantaranya sawut, ceceg dan ceceg pitu. Ornamen kopi setelah dikembangkan dibuat tiga warna sehingga memberi kesan adanya center of interest dalam setiap ornamen kopi. Pada ornamen daun, walaupun hanya diterapkan satu warna dalam satu ornamen, namun jika dilihat secara menyeluruh pada rumpunan ornamen daun terdapat perbedaan warna antara ornamen daun satu dengan yang lain. Jika dilihat warna ornamen daun setelah dikembangkan terdapat ketidakseimbangan penempatan warna, sehingga rumpun daun terlihat kurang harmonis.

Source file:///C:/Users/User/Downloads/1907-5463-1-SM%20(1).pdf
Comments
Loading...