Batik Temanggung Motif Godhong Jejer

0 218

Batik Temanggung Motif Godhong Jejer

Godhong dalam bahasa Jawa juga berarti daun, sedangkan Jejer berarti berdampingan. Jadi yang dimaksud disini motif daun tembakau yang saling berdampingan. Batik ini dapat digolongkan dalam motif modern karena susunan motifnya tidak sama dengan motif batik tradisi yang terdiri tiga bagian pada motifnya, yaitu motif utama, isen-isen dan motif tambahan. Pada karya batik ini mempunyai motif utama yaitu bentuk stilisasi daun tembakau. Batik ini tidak banyak menggunakan isen-isen dalam pengisian motifnya.

Bentuk dasar motif utama daun tembakau ini tersusun dari stilisasi bentuk daun tembakau dan isen-isen blabak sak imit. Daun tersusun atas garis-garis lengkung yang membentuk suatu bidang elips seperti daun. Pada isen daun tersusun atas garis lengkung dan beberapa garis diagonal dengan susunan berulang-ulang mengikuti tekstur tulang daun yang disebut dengan isen-isen blabak sak imit pada batik klasik.

Jika ditinjau dari segi pola penyusunan batik ini digolongkan dalam motif pengembangan karena pada struktur penempatan motifnya berpola motif tradisi yang terlihat pada pengisian latar kain digambarkan motif daun tembakau secara beraturan berkesinambungan dengan arah daun yang berbeda pada setiap deretannya disusun sepanjang garis miring pada kain panjang seperti pola motif lereng. Dalam pola, motif ini terdapat irama yaitu terjadinya pengulangan pada motif, ukuran, arah dan pada pola penyusunan motif hingga terjadi kesatuan motif yang statis. Pola pada batik ini tergolong keseimbangan simetris karena terdiri dari unit-unit sama pada setiap sisinya dan banyak terjadinya pengulangan motif sehingga membuat motif ini terlihat lebih sederhana dan monoton.

Source http://eprints.uny.ac.id/17392/1/Berryl%20Raushan%20Fikri.pdf
Comments
Loading...