Batik Tegal Motif Manuk Sriti

0 158

Batik Tegal Motif Manuk Sriti

Sebagai kota yang letaknya strategis, Tegal tak luput dari daerah penyebaran batik di tanah Jawa. Batik pertama kali dikenal di Tegal yaitu pada akhir abad ke-19. Budaya batik di Tegal dibawa Raja Amangkurat I (Sunan Amangkurat Mas) dari Keraton Kasunanan Surakarta. Amangkurat yang saat itu menyusuri pantai utara membawa pengikutnya yang diantaranya perajin batik. Perajin ini akhirnya menurunkan ilmunya pada anak cucunya dan meluas ke masyarakat. Batik yang dibuat motifnya masih meniru motif-motif khas keraton yaitu didominasi warna hijau dan kecokelatan.

Tahun 1908 batik juga diperkenalkan oleh RA Kardinah, istri Bupati Tegal RM Adipati Ario Reksonegoro pada masa itu. Kardinah juga membangun Sekolah Kepandaian Putri, untuk gadis pribumi yang bernama Wismo Pranowo. Di dalam sekolah tersebut, selain memberi pelajaran setara dengan Sekolah Pribumi Kelas Dua pada masa pemerintah Belanda, beliau juga memberi pelajaran praktik membatik. Terdapat fasilitas untuk membatik seperti gudang dan los untuk penyelesaian hasil-hasil pembatikan dengan soga (warna merah untuk batik) dan wedel (warna hitam untuk batik). Salah motif batik yang dibuat adalah Motif Manuk Sriti.

Motif Batik Manuk Sriti sederhana namun mengandung daya kreatifitas yang tinggi. Pada motif ini, manuk sriti diibaratkan memiliki buntut yang panjang. Diberi sedikit aksen godong di pinggir sayapnya dan guratan berwarna coklat di atas warna putih sebagai warna dasarnya.

Source https://infotegal.com/ https://infotegal.com/2013/10/galeri-motif-batik-tegalan-bagian-4/
Comments
Loading...