Batik Tegal Motif Gunung Ringgit

0 27

Batik Tegal Motif Gunung Ringgit

Pada awal tahun 1908 batik juga diperkenalkan oleh RA Kardinah, istri Bupati Tegal RM Adipati Ario Reksonegoro pada masa itu. Kardinah juga membangun Sekolah Kepandaian Putri, untuk gadis pribumi yang bernama Wismo Pranowo. Di dalam sekolah tersebut, selain memberi pelajaran setara dengan Sekolah Pribumi Kelas Dua pada masa pemerintah Belanda, beliau juga memberi pelajaran praktik membatik. Terdapat fasilitas untuk membatik seperti gudang dan los untuk penyelesaian hasil-hasil pembatikan dengan soga (warna merah untuk batik) dan wedel (warna hitam untuk batik). Motif batik yang diajarkan menyerupai motif-motif batik Lasem.

Para perajin Batik di Tegal telah menggeluti batik secara turun-temurun. Awalnya bahan pewarna yang dipakai waktu itu berasal dari pewarna alam yang bisa didapat dari lingkungan sekitar, misal pace/mengkudu, nila, soga kayu dan bahan kainnya juga tenunan sendiri. Warna batik Tegal pertama kali ialah sogan dan babaran abu-abu setelah dikenal nila pabrik, dan kemudian meningkat menjadi warna merah dan biru. Adajuga batik Tegal dengan warna dasar kain hitam dan putih yang didominasi warna coklat dan biru. Ciri khas lain batik Tegalan adalah berwarna-warni. Salah satu motif batik yang dibuat oleh perajin batik di Kota Tegal adalah Motif Gunung Ringgit.

Motif Gunung Ringgit merupakan motif geometris. Memadukan antara konsep alam dan kotak-kotak berwarna-warni. Garis melintang bergelombang dari salah satu sisinya dipadukan dengan garis dari sisi lainnya, menghasilkan sebuah ruang yang diberi berbagai motif dan berbagai warna, seperti warna biru, merah, hijau dan coklat. Motif bunga-bunga dan daun menambah harmonis motif ini.

Source https://infotegal.com/ https://infotegal.com/2013/09/galeri-motif-batik-tegalan-bagian-2/
Comments
Loading...