Batik Tegal Motif Dlorongan

0 85

Batik Tegal Motif Dlorongan

Sebagai kota yang letaknya strategis, Tegal tak luput dari daerah penyebaran batik di tanah Jawa. Batik pertama kali dikenal di Tegal yaitu pada akhir abad ke-19. Budaya batik di Tegal dibawa Raja Amangkurat I (Sunan Amangkurat Mas) dari Keraton Kasunanan Surakarta. Amangkurat yang saat itu menyusuri pantai utara membawa pengikutnya yang diantaranya perajin batik. Awal masuk tahun 1908 batik juga diperkenalkan oleh RA Kardinah, istri Bupati Tegal RM Adipati Ario Reksonegoro pada masa itu. Kardinah juga membangun Sekolah Kepandaian Putri, untuk gadis pribumi yang bernama Wismo Pranowo. Di dalam sekolah tersebut, selain memberi pelajaran setara dengan Sekolah Pribumi Kelas Dua pada masa pemerintah Belanda, beliau juga memberi pelajaran praktik membatik.

Terdapat fasilitas untuk membatik seperti gudang dan los untuk penyelesaian hasil-hasil pembatikan dengan soga (warna merah untuk batik) dan wedel (warna hitam untuk batik). Motif batik yang diajarkan menyerupai motif-motif batik Lasem. Para perajin batik di Tegal telah menggeluti batik secara turun-temurun. Awalnya bahan pewarna yang dipakai waktu itu berasal dari pewarna alam yang bisa didapat dari lingkungan sekitar, misal pace/mengkudu, nila, soga kayu dan bahan kainnya juga tenunan sendiri.

Warna batik Tegal pertama kali ialah sogan dan babaran abu-abu setelah dikenal nila pabrik, dan kemudian meningkat menjadi warna merah dan biru. Ada juga batik Tegal dengan warna dasar kain hitam dan putih yang didominasi warna coklat dan biru. Ciri khas lain batik Tegalan adalah berwarna-warni. Salah satu motif batik yang dibuat adalah Motif Dlorongan. Dikatakan Motif Dlorongan karena motif ini berbentuk garis yang membujur miring dengan penggarapan pacitan dan godongan-nya diantara dua garis yang menyilang tersebut.

Source https://infotegal.com/ https://infotegal.com/2013/09/galeri-motif-batik-tegalan-bagian-1/ https://fitinline.com/article/read/batik-tegal/
Comments
Loading...