Batik Tegal Motif Cempaka Mulyo

0 199

Batik Tegal Motif Cempaka Mulyo

Sebagai kota yang letaknya strategis, Tegal tak luput dari daerah penyebaran batik di tanah Jawa. Batik pertama kali dikenal di Tegal yaitu pada akhir abad ke-19. Budaya batik di Tegal dibawa Raja Amangkurat I (Sunan Amangkurat Mas) dari Keraton Kasunanan Surakarta. Amangkurat yang saat itu menyusuri pantai utara membawa pengikutnya yang diantaranya perajin batik. Batik yang dibuat motifnya masih meniru motif-motif khas keraton yaitu didominasi warna hijau dan kecokelatan.

Pada tahun 1908 batik juga diperkenalkan oleh RA Kardinah, istri Bupati Tegal RM Adipati Ario Reksonegoro pada masa itu. Kardinah juga membangun Sekolah Kepandaian Putri, untuk gadis pribumi yang bernama Wismo Pranowo. Di dalam sekolah tersebut, selain memberi pelajaran setara dengan Sekolah Pribumi Kelas Dua pada masa pemerintah Belanda, beliau juga memberi pelajaran praktik membatik. Terdapat fasilitas untuk membatik seperti gudang dan los untuk penyelesaian hasil-hasil pembatikan dengan soga (warna merah untuk batik) dan wedel (warna hitam untuk batik).

Motif batik yang diajarkan menyerupai motif-motif Batik Lasem. Salah satu motif batik yang dibuat adalah Motif Cempaka Mulyo. Pada pembuatan motif batik ini menggunakan daun lompong dan kepompong sebagai motif dasar Batik Motif Cempaka Mulyo mengandung makna bahwa kehidupan yang saling membutuhkan, keharmonisan dan kelestarian alam Kab. Tegal. Dasarnya berwarna coklat bergaris-garis membentuk kotak-kotak yang saling sambung, diibaratkan tanah sebagai dasar kehidupan.

Source https://infotegal.com/ https://infotegal.com/2013/09/galeri-motif-batik-tegalan-bagian-3/
Comments
Loading...