Batik Tegal Motif Beras Mawur

0 297

Batik Tegal Motif Beras Mawur

Batik yang pertama kali dikenalkan di Kota Tegal yaitu pada akhir abad ke-19. Budaya batik di Tegal dibawa Raja Amangkurat I (Sunan Amangkurat Mas) dari Keraton Kasunanan Surakarta. Amangkurat yang saat itu menyusuri pantai utara membawa pengikutnya yang diantaranya perajin batik. Perajin ini akhirnya menurunkan ilmunya pada anak cucunya dan meluas ke masyarakat. Batik yang dibuat motifnya masih meniru motif-motif khas keraton yaitu didominasi warna hijau dan kecokelatan.

Awal tahun 1908 batik juga diperkenalkan oleh RA Kardinah, istri Bupati Tegal RM Adipati Ario Reksonegoro pada masa itu. Kardinah juga membangun Sekolah Kepandaian Putri, untuk gadis pribumi yang bernama Wismo Pranowo. Di dalam sekolah tersebut, selain memberi pelajaran setara dengan Sekolah Pribumi Kelas Dua pada masa pemerintah Belanda, beliau juga memberi pelajaran praktik membatik. Terdapat fasilitas untuk membatik seperti gudang dan los untuk penyelesaian hasil-hasil pembatikan dengan soga (warna merah untuk batik) dan wedel (warna hitam untuk batik). Motif batik yang diajarkan menyerupai motif-motif batik Lasem. Salah satu motif batik yang dibuat adalah Motif Beras Mawur.

Pemberian nama pada Batik Tegal Motif Beras Mawur diambil dari bentuk pacitan yang dibuat yaitu berupa titik-titik putih seperti beras tumpah (beras mawur). Pembuatan godongannya (bentuk daun) adalah ambringan atau daun ambring yang dikombinasikan dengan beberapa bunga.

Source https://infotegal.com/ https://infotegal.com/2013/09/galeri-motif-batik-tegalan-bagian-1/ https://fitinline.com/article/read/batik-tegal/
Comments
Loading...