Batik Tasikmalaya : Merak Ngibing, Batik Priangan Sunda

0 79

Batik yang berkembang sebagai bagian dari kebudayaan Jawa, ternyata tidak hanya menyebar di bagian tengah dan timur pulau Jawa, tapi juga menjadi bagian dari kebudayaan Sunda di bagian barat pulau Jawa. Batik yang berkembang di wilayah Priangan – yaitu daerah kebudayaan Sunda di Jawa Barat yang meliputi wilayah Ciamis, Tasikmalaya, Garut, Sumedang, Cimahi, Bandung, Cianjur, Sukabumi, dan Bogor – memang sedikit berbeda dibandingkan dengan motif-motif batik di Jawa.

Meski beberapa pola seperti kawung, rereng (Jawa: lereng), parang juga ditemukan dalam batik Priangan, beberapa pola batik sangat khas hanya ditemukan di daerah Priangan ini. Kebanyakan motif-motif batik Priangan terinspirasi dari motif flora dan fauna, yang menggambarkan keindahan dan kemolekan alam wilayah Priangan. Seperti legenda kuno yang mengisahkan bahwa wilayah Priangan tercipta ketika para dewa tersenyum dan mencurahkan semua berkah dan restunya. 

Salah satu motif khas Priangan adalah “merak ngibing” atau “the dancing peacock” – motif yang sering ditemukan di daerah seperti Garut dan Tasikmalaya. Motif ini digambarkan dengan sepasang burung merak yang saling berhadap-hadapan dengan ekor yang mengembang seperti sedang menari. Kesan dinamis, indah, dan sedikit genit dengan warna-warna cerah yang biasa digunakan pada motif merak ngibing ini melambangkan keindahan alam Priangan. Sedangkan “ngibing” yang artinya “menari / joget / dansa” menggambarkan kegembiraan yang rukun & damai.

Source kepulauanbatik.com kepulauanbatik.com/2016/02/20/merak-ngibing-batik-priangan
Comments
Loading...