Batik Tangsel Warnanya Miskin dan Motifnya Naif

0 16

Batik Tangsel Warnanya Miskin dan Motifnya Naif

Hari Batik Nasional, 2 Oktober 2018, Batik (Etnik) Tangsel justru “dikecam” Harry Darsono, sang desainer terkemuka. Katanya, warna Batik Tangsel itu miskin. Mercelino Dominicus Savio Harry Daroeharto Darsono mengembangkan Batik Tangsel. Ia menamainya dengan Motif Batik “Neo Tangsel”. Neo artinya baru. Jadi Neo itu baru yang Anda nanti lihat harus ada kebaruan. Kebaruan sama pembaruan itu beda.

Kebaruan itu sesuatu yang baru. Nanti kita akan mintakan Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI). Tapi punya HAKI pun kalau enggak laku. Warna Batik “Neo Tangsel” mengambil dari empat musim, spring, summer, autumndan winter. Jadi empat musim. Alam memberi empat musim, semua ia tuangkan. Karena nilai-nilai ini berkembang terus. Ia masih mencium ada nilai-nilai feodalistik. Tidak apa-apa. Itu bisa dijual. Keraton-keraton itu, raja-ratu, sultan-sultan, itu kita bisa dijual.

Source https://www.kompasiana.com/ https://www.kompasiana.com/gapey-sandy/5bb36f36ab12ae2ea2429955/harry-darsono-batik-tangsel-warnanya-miskin-dan-motifnya-naif
Comments
Loading...