Batik Solo Dan Pekalongan Jadi Buruan Di Matos

0 16

Batik Solo Dan Pekalongan Jadi Buruan Di Matos

Puluhan stand yang menyuguhkan berbagai macam pilihan style batik berjejer di Grand Hall Malang Town Square. Pameran batik dan busana tersebut digeber hingga 11 November 2018 mendatang.Untuk model blouse bentuk terompet, harga yang dibanderol cukup terjangkau. Mulai dari Rp 65 ribu jika membeli satu item. Sementara, jika membeli dua item harganya menjadi Rp 110 ribu. Sedangkan untuk blazer, dibanderol Rp 100 ribu dan bisa digunakan bolak-balik. “Barang-barang kami supply dari Solo, Jogjakarta dan Pekalongan. Batik-batik tersebut hanya kami jual di pameran saja. Tidak buka store,” papar dia.

Selama pameran, perempuan yang akrab disapa Ella tersebut mengaku bahwa batiknya banyak diburu oleh pengunjung. Setiap harinya, hampir 50 pieces baju batik berhasil terjual. “Yang beli kebanyakan adalah ibu-ibu dan mahasiswa,” jelas dia. Selain Syiraa Batik, stand lainnya yang berasal dari Surabaya, yakno Tommy Batik juga menggeber berbagai macam jenis batik. Mulai dari blazer, tunik dan blouse yang dibanderol Rp 100 ribu. “Sedangkan untuk baju couple dibanderol Rp 200 ribu,” terang Muhammad Afifudin, Staff Tommy Batik.

Selain itu, ia juga menawarkan batik dari bahan paris yang dibanderol mulai Rp 150 ribu sampai Rp175 ribu. “Motif yang kami miliki paling lengkap. Mulai dari motif cengkeh dan kumbang. Rata-rata, batiknya dari Solo dan Pekalongan,” ujar dia. Pria yang akrab disapa Afif tersebut mengungkapkan, selama pameran berlangsung, baju batik seperti atasan dan paris, banyak diburu oleh ibu-ibu dan anak-anak remaja. “Dalam satu hari, bisa laku minimal 20 pieces baju. Kebanyakan, mereka membeli tunik batik untuk atasan yang bisa digunkan untuk acara formal,” tandas dia.

Source https://www.malang-post.com https://www.malang-post.com/ekonomi/batik-solo-dan-pekalongan-jadi-buruan-di-matos
Comments
Loading...