Batik Solo : Batik Kumudawati, Pura Mangkunegaran

0 37

Ornamen tersebut diberi nama Kumudawati, yang sarat dengan kedalaman makna dan ajaran filsafat Jawa. Ajaran filsafat Jawa itu diaplikasikan pada ornamen Kumudawati pada singup Pendhapa Ageng tersebut, dibuat agar orang-orang tidak hanya menjadikannya sebagai tontonan, tapi juga tatanan dan tuntunan sebagai orang Jawa. Tepat di tengah pendopo ageng tersebut kita bisa melihat 8 kotak lukisan batik dengan warna yang berbeda. Itulah lukisan batik Kumudawati. Sedikit kita ungkap makna dari warnanya saja dulu ya.

Kuning bermakna mencegah rasa kantuk, biru mencegah datangnya musibah, hitam mencegah rasa lapar, hijau mencegah frustasi atau stress, putih mencegah pikiran kotor atau negatif, orange mencegah ketakutan, merah mencegah kejahatan dan ungu mencegah pikiran jahat. Kata kumuda berarti bunga-bunga teratai putih, sedangkan wati memiliki arti jagad; rahsa, juga cahaya atau sinar. Menurut arti kata Kumudawati tersebut, telah nampak sebuah makna tersirat yang ingin disampaikan.

Terlebih, motif hias yang menyusun ornamen Kumudawati ini. Di dalam agama Hindu, bunga teratai merupakan lambang kesucian, dan dianggap sebagai tempat lahir dewa. Ada pula yang mengatakan bahwa kelopak kumuda yang berjumlah delapan, menandakan delapan dewa penguasa penjuru mata angin. Warna putih teratai juga muncul sebagai background warna ornamen Kumudawati. Sedangkan wati yang berarti jagad; rahsa, juga cahaya atau sinar. Kumudawati bermakna dunia dewa

Source indonesianbatik.id indonesianbatik.id/2018/05/07/indahnya-ornamen-lukisan-batik-kumudawati-di-pura-mangkunegaran
Comments
Loading...