Batik Solo : Batik Dodot Pengantin Wanita Jawa Solo

0 22

Busana Solo Basahan berupa dodot atau kampuh dengan pola batik warna gelap bermotif alas-alasan (binatang dan tumbuhan hutan). Seiring berjalanya waktu, pilihan motif dan corak warna dodot semakin beragam namun pilihan motif kain dodot tetap berpegang pada filosofi derajat mulia yang layak dikenakan pasangan pengantin. Busana Pengantin Solo Basahan mempelai wanita berupa kemben sebagai penutup dada, kain dodot atau kampuh dengan motif alas-alasan (tumbuhan hutan), kain cinde warna sekar abrit (merah) dengan panjang 3,5 m, udet semacam selendang kecil bercorak cinde, yang fungsinya untuk sabuk atau ikat pinggang.

Panjang udet kira-kira 2,5 m dan lebarnya 1,25 m. Stagen semacam ikat pinggang yang terbuat dari kain tenun, dan panjangnya lebih dari 5 m. Rangkaian bunga seperti, rajut melati, tibo dodo, sintingan, keket, buntal dengan panjang kurang lebih 1,5 m berupa rangkaian dedaunan dan bunga-bunga bermakna sebagai penolak bala serta memakai roncean melati bawang sebungkul, masing-masing empat bungkul dan ujungnya diberi bunga kantil.

Source Prajnaparamita indonesianbatik.id/2018/03/13/cara-memakai-kain-batik-untuk-dodot-pengantin-wanita-jawa-solo-basahan
Comments
Loading...