Batik Solo : Batik-Batik “Sido” Kekasih Keraton, Sidomulyo

0 17

Batik “Sido”:

  1. Ornamen kupu-kupu, sebagai simbol harapan yang indah dan tinggi
  2. Ornamen burung, biasanya berbentuk burung merak yang digambar sederhana. Ornamen ini melambangkan sifat bayu brata (udara), yaitu sifat luhur yang tidak sombong.
  3. Ornamen sawat, berupa sayap burung garuda tunggal yang digambarkan dari samping. Dalam mitologi Jawa Hindu, sawat adalah senjata pusaka Dewa Indra yang berbentuk seekor ular bertaring tajam dan memiliki sayap. Senjata ini digunakan dengan cara melempar (nyawatake) dan akan menyambar-nyambar di udara serta menimbulkan hujan. Ornamen ini digambarkan sebagai simbol perlindungan dan keberkahan dari Tuhan.
  4. Ornamen meru (gunung) yang melambangkan bumi sebagai simbol kemakmuran abadi
  5. Ornamen bangunan berbentuk berbentuk tahta / singgasana, sebagai simbol pengharapan akan derajat yang tinggi, mulia, dan dihormati banyak orang layaknya kedudukan seorang raja.
  6. Ornamen bunga, mewakili harapan akan kehidupan yang indah karena berakar kuat pada pegangan hidup yang teguh.
  7. Ornamen Pohon Hayat, yang melambangkan sumer semua kehidupan di dunia.

Motif Batik Sidomulyo (Mulyo = mulia)
Batik dengan motif Sidomulyo ini dipakai oleh pengantin pria dan wanita sebagai harapan agar rumah tangga yang dibina diberi kemuliaan dengan kebahagiaan dan rezeki yang berlimpah. Motif batik Sidomulyo ini berasal dari era Mataram Kertasura, dengan ciri khas latar belakang yang berwarna putih atau warna muda lainnya (bukan hitam)

Source kepulauanbatik.com kepulauanbatik.com/2016/03/02/batik-batik-sido-kekasih-keraton-1
Comments
Loading...