Batik Sinom Parijotho Salak

0 590

Batik Sinom Parijotho Salak

Seiring dengan terus meningkatnya pamor batik, dan kesadaran masyarakat yang semakin tinggi untuk menggunakan batik, saat ini mulai bermunculan para pengrajin batik baru. Seperti yang ada di Dusun Plalangan, Desa Pendowoharjo, Kecamatan Sleman, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta terdapat kelompok pengrajin batik “Batik Ayu Arimbi”.

Desa ini dulunya sama sekali tidak memiliki sejarah sebagai desa penghasil batik. Keterampilan membuat batik kami dapat dari pelatihan yang diberi Dinas perindustrian, perdagangan dan koperasi (Disperindagkop) Sleman.

Kelompok yang beranggotakan 16 orang ini memproduksi batik tulis maupun batik cap. Meskipun terbilang baru, tetapi pesanan kain batik sudah banyak diterima oleh Batik Ayu Arimbi. Batik Sinom Parijotho Salak merupakan motif andalan yang diproduksi kelompok ini. Motif ini adalah diciptakan oleh salah satu warga Sleman dan memenangkan lomba desain Batik Sleman tahun 2012. Saat ini Sinom Parijotho Salak telah menjadi Motif Batik khas Sleman.

Adapun motif ini terinsipirasi tanaman parijotho, tanaman dedaunan yang banyak tumbuh di kawasan pegunungan. Untuk menghasilkan selembar kain batik, memerlukan proses yang panjang. Dijelaskan Tatik, memproduksi kain batik diawali dengan membuat motif menggunakan malam dengan cara dicanting (batik tulis) maupun dicap. Setelah itu ada proses pewarnaan dengan cara dicolet.

Kemudian ada lagi proses pewarnaan dasar. Proses pemberian warna ini bisa sampai beberapa kali, tergantung kombinasi warna yang kita inginkan. Semakin banyak warna, prosesnya semakin panjang. Untuk memperoleh kain batik dengan motif khas Sleman ini, harga yang harus ditebus adalah mulai Rp.130 ribu hingga Rp.215 ribu untuk ukuran kain dua meter. Mengikuti beragam pameran dan melalui media online adalah cara promosi yang dilakukan kelompok pengrajin batik ini untuk memasarkan produk mereka.

Source Batik Sinom Parijotho Salak Batik
Comments
Loading...