Batik Seng Malang Gunakan Bahan Pewarna Alami

0 223

Batik Seng di Kabupaten Malang Gunakan Bahan Pewarna Alami

Kabupaten Malang memiliki beberapa sentra produksi batik. Salah satunya di Desa Sengguruh, Kecamatan Kepanjen. Di Desa ini ada rintisan industru batik, yakni Batik Seng. Menurut pemiliknya, Evi Wahyu Astuti, Seng yang memiliki arti buah ini sudah berdiri sejak setahun lalu. “Seng maksudnya bau atau aroma. Harapannya, batik ini memiliki aroma yang sedap dan dikenal masyarakat,” katanya. Meski baru berdiri sejak satu tahun yang lalu. Namun, inisiasi pembuatan batik khas Malangan itu sudah ada sejak tahun 2014.

Pada awalnya pengambilan nama Seng itu artinya bau, yang diharapkan bisa menyebar dengan bau yang harum. Mulai produktif satu tahun ini, produksi makin diperbanyak, kalau mulai 2014 itu pelatihan-pelatihan saja. Produksi Batik Seng terfokus pada warna alam. Warna alam merupakan pewarna alami yang berasal dari ekstrak tumbuhan jadi tidak berpotensi mencemari lingkungan. Contohnya daun sirsak.

Selain itu, selama ini kendala yang dialami untuk proses produksi batik Seng yaitu modal yang terbatas. Sementara itu, untuk memasarkan Batik Seng hanya sebatas melalui pameran-pameran saja. Kendala produksi itu modal, karena batik membutuhkan biaya operasional yang besar. Selama ini, saat akan produksi, mereka mengambil kain dulu lalu setelah batik sudah terjual baru untuk buat bayar kain.

Source https://www.timesindonesia.co.id/ https://www.timesindonesia.co.id/read/157872/20171002/202312/batik-seng-di-kabupaten-malang-gunakan-bahan-pewarna-alami/
Comments
Loading...