Batik Semen Kakrasana, Batik Surakarta

0 46

Batik Semen Kakrasana adalah salah satu jenis batik semen yang berasal dari SurakartaJawa Tengah. Pola batik semen kakrasana terdiri dari sembilan motif utama. Posisi pohon hayat di samping kanan-kiri atas sepanjang motif-motif garuda. Di samping kanan-kiri bawah terdapat motif binatang berkaki empat, di bawah pohon hayat terdapat motif garuda, dan di bawahnya terdapat empat pasang motif ayam. Di atas pohon hayat terdapat motif meru, kemudian di samping kanan-kiri atas terdapat motif baito, di atas meru juga terdapat motif sepasang burung dan sua pasang motif ikan. Secara keseluruhan motif pohon hayat di atasnya motif meru dikelilingi oleh motif binatang darat, air, dan udara seolah menjaga keberadaan pohon hayat.

Nama semen kakrasana diambil dari tokoh pewayangan R. Kakrasana. Ia merupakan salah satu raja mandura yang pada akhirnya menjadi begawan pada Kerajaan Hastina Pura ketika rajanya R. Parikesit. Penggambaran pada batik tersebut memberi konotasi tentang simbolisme R. Kakrasana yang pada awalnya merupakan penggambaran watak raja yang cepat marah, namun karena kesadaran diri, akhirnya mampu mengendalikan amarah, kemudian raja tersebut menjadi sesepuh.. Batik ini juga menyampaikan pesan bahwa seorang raja harus mampu memimpin dirinya sendiri, sekaligus mampu memimpin raja muda, serta memimpin rakyatnya.

Batik Semen Kakrasana dibuat ketika pemerintahan Paku Buwono IX di Keraton Surakarta. Semen Kakrasana menggambarkan keteguhan hati, berjiwa kumawulo (merakyat) atau bisa digunakan oleh masyarakat umum.

Source https://id.wikipedia.org/wiki/Batik_Semen_Kakrasana id.wikipedia.org
Comments
Loading...