Batik Semen Ageng

0 127

Batik Semen Ageng

Batik merupakan produk seni yang adiluhung tidak terlepas dari ajaran filsafat Jawa. Ajaran tersebut memaparkan bagaimana hubungan mikrokosmos (dunia batin yang terdapat dalam diri manusia), metakosmos (dunia perantara antara manusia dan semesta atau Tuhan), dan makrokosmos (pandangan dimana manusia adalah bagian dari semesta). Segala ide, doa, dan harapan dituangkan oleh masyarakat Jawa dalam bentuk simbol–simbol yang ditata sedemikian rupa agar memberikan gambaran utuh tentang kehidupan.

Penuh akan makna dan filosofi, proses pembuatan batik pun memiliki ritual khusus. Selain disertai dengan puasa, dilakukan pula pelafalan doadoa agama Islam, sesuai agama yang dianut oleh Sultan. Melalui ritual tersebut, diharapkan proses pembuatan batik akan berjalan lancar dan dapat menghasilkan batik bernilai tinggi yang dapat memancarkan aura bagi pemakainya atau istilah lainnya ‘pecah pamore’.

Motif Semen Ageng tersusun dari unsur-unsur pohon hayat, meru sawat, burung, garuda, dan tumbuhan. Motif ini menggambarkan seorang pemimpin yang bersifat baik berbudi luhur, adil, tabah, dalam menghadapi segala rintangan, mengayomi, dan melindungi rakyatnya serta lingkungan alam sekitarnya. Motif ini biasanya dipakai oleh cucu dan cicit Sultan sebagai dodot dan bebet keprajuritan pada saat menghadiri upacara kebesaran di kraton.

Source http://jogjaworldbatikcity.id/ http://jogjaworldbatikcity.id/motif-semen-rama-salah-satu-motif-batik-yang-filosofinya-tinggi/ http://jogjaworldbatikcity.id/motif-semen/
Comments
Loading...