Batik Sampit Makin Diminati Masyarakat

0 277

Batik Sampit Makin Diminati Masyarakat

Batik Sampit merupakan batik khas yang berasal dari Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah semakin diminati masyarakat karena motifnya sangat menarik dan lebih mudah dikreasikan. Ada beberapa motif yang sudah dipatenkan yaitu Motif Gayung Birang, Anggrek Tewu, Ikan Jelawat dan Karamunting. Selain dipakai pada hari tertentu oleh pegawai negeri sipil, kini masyarakat umum pun makin menyukai Batik Sampit. Dengan motif yang memang menunjukkan ikon daerah seperti anggrek tewu atau anggrek tebu, ikan jelawat dan lainnya, batik Sampit kini terus dikembangkan.

Dalam pengembangan Motif Batik Sampit dan itu ditunjukkannya melalui kreasi baju-baju Batik Sampit yang sering dikenakannya saat menghadiri berbagai acara hingga kini. Pemerintah daerah juga terus mendukung promosi batik Sampit, salah satunya dengan mendukung eksistensi gerai batik Sampit.

Batik Sampit juga cocok dan sangat menarik dipadupadankan untuk berbagai keperluan. Seperti saat pemilihan putra dan putri pariwisata Kotawaringin Timur yang saat sedang berlangsung, batik Sampit juga banyak ditampilkan para peserta. Selain indah dan menarik, motif-motif Batik Sampit diketahui juga memiliki makna. Tidak berlebihan jika batik Sampit juga melambangkan kepribadian masyarakat lokal di daerah ini. Motif pada Batik Sampit adalah hasil penggabungan antara motif gayung birang yang berarti percikan emas yang tercecer dan motif anggrek tewu atau anggrek tebu.

Kedua motif tersebut berasal dari alam, terutama anggrek tebu yaitu tumbuhan sejenis pakis yang dapat hidup dan berkembang di hutan tropis khusus. Jenis anggrek ini tumbuh liar di hutan pedalaman wilayah Utara seperti Kecamatan Antang Kalang dan Kuala Kuayan, sedangkan percikan emas adalah gambaran emas hasil dari usaha masyarakat hulu di daerah penambangan atau pendulangan emas.

Tanaman ini bisa tumbuh di mana saja pada semua jenis tanah dan anggrek tebu juga bisa berdampingan dengan tanaman apa saja tanpa mengganggu tanaman lain seperti halnya benalu. Setelah tumbuh, anggrek tebu akan besar dan lebih dominan dari tanaman lain di sekitarnya. Setelah berbunga, anggrek ini akan memberikan keindahan terhadap alam di sekitarnya.

Filosofi dalam batik ini dengan harapan masyarakat Kotawaringin Timur juga bisa terus tumbuh seperti anggrek tebu. Bisa hidup bersama atau berdampingan tanpa mengganggu orang lain dan akan menjadi kabupaten paling maju diantara kabupaten-kabupaten lain di Kalimantan Tengah. 

Source Batik Sampit Makin Diminati Masyarakat Batik
Comments
Loading...