Batik Purworejo, Siap Bersaing Di Tingkat Nasional Maupun Internasional

0 53

Batik Purworejo, Siap Bersaing di Tingkat Nasional Maupun Internasional

Sejak dikenal kembali tahun 2004, Batik Purworejo sudah banyak mengeluarkan motif baik itu motif klasik, modern, ataupun modifikasi. Sementara Mas Jazid menjadi perpanjangan tangan para pengrajin batik yang diakuinya masih sangat kesulitan untuk memasarkan produknya. Apalagi pembatik biasanya adalah mereka kaum ibu atau simbah yang sudah sepuh.

Di bawah brand Jazid Bastomi Batik, Batik Purworejo sudah pernah tampil ke beberapa pameran baik skala nasional maupun internasional. Salah satunya adalah Inacraft yang diadakan setiap tahun di JCC. Mas Jazid dari tahun 2008 telah mengikuti InaCraft dan membawa brand Jazid Bastomi Batik.

Salah satu prestasi terbesarnya adalah ketika Ibu Ani Yudhoyono membeli batik dari brand Jazid Bastomi Batik. Selain itu, Mas Jazid juga pernah membawa Batik Purworejo ke pameran bertaraf internasional di Singapura. Di sana, justru batik dengan motif klasik yang sangat digemari.

Di tingkat daerah pun Mas Jazid sudah berhasil membawa nama harum Batik Purworejo. Di tingkat Jawa Tengah, ia berhasil menyabet beberapa kejuaraan dengan mengusung brand Jazid Bastomi Batik. Di antaranya adalah Juara Ide Terbaik Lomba Rancang Busana Batik dan Tenun 2008 yang dilaksanakan oleh Dekranasda Propinsi Jateng. Sementara di tingkat Kabupaten Purworejo, Batik Purworejo sudah jadi langganan digunakan ketika ada event spesial misalnya pemilihan Bagus dan Roro Purworejo.

Banyaknya event yang telah diikuti Mas Jazid dengan membawa Batik Purworejo akhirnya membuka pintu kesempatan lain yang lebih luas untuk mengembangkan Batik Purworejo. Beberapa desainer kenamaan mulai melirik dan memesan hasil karyanya. Salah satu yang saya lihat ketika mampir ke Dekranasda adalah pesanan Poppy Dharsono yang sedang dikerjakannya.

Untuk pemasaran batik, saat ini Mas Jazid mengandalkan link perorangan yang ia miliki serta melalui Kantor Dekranasda Purworejo. Sayangnya, ia memang belum menyentuh aspek pemasaran di dunia digital seperti website atau social media. Semoga dengan tulisan serta postingan vlog atau foto Batik Purworejo yang saya unggah di blog dan social media bisa membantu pemasaran Batik Purworejo di dunia digital.

Selain melatih dan membimbing para pengrajin batik di Purworejo, Mas Jazid juga menerima desain batik eksklusif. Desain batik eksklusif adalah desain batik yang dipesan khusus oleh pemesannya. Biasanya sang pemesan hanya ingin desain itu dipakai untuk dirinya alias satu-satunya dan tidak ada yang menyamai.

Di Kantor Dekranasda itu Mas Jazid biasanya bertemu customer yang ingin memesan batik, ngobrol sebentar untuk tahu seperti apa motif yang diinginkan, lalu menggambarnya. Motif itu kemudian diberikan pada pengrajin batik untuk dikerjakan. Tidak lama baginya untuk menggambar motif, 15 menit juga jadi kok.

Saat ini, Mas Jazid punya harapan besar untuk pengembangan Batik Purworejo. Ia berharap Batik Purworejo bisa dicintai dan dipakai oleh masyarakat lokal Purworejo dahulu. Ia ingin memasyarakatkan motif khas Purworejo seperti kambing etawa menjadi motif yang sangat lumrah dipakai oleh masyarakat.

Source http://ratnadewi.me/ http://ratnadewi.me/batik-purworejo/
Comments
Loading...